Rencana Aksi 1 PPG

Rencana Aksi 1 PPG

HermanAnis.com. Teman-teman semua, pada bahasan kali ini kita akan membahas kelanjutan kegiatan PPG yakni bagaimana membuat Rencana Aksi 1 PPG. Pembuatan Rencana Aksi 1 PPG ini dilakukan dengan membuat strategi implementasi berdasarkan pada pilihan solusi yang sudah ditetapkan.

Strategi implementasi ini dapat meliputi pembuatan perangkat ajar, atau hal-hal lainnya yang relevan terhadap pemecahan masalah yang telah diidentifikasi, serta relevan terhadap pilihan solusi.

Baca Juga:

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Baca Selengkapnya: Format Analisis Kurikulum Prota Promes PPG

Rencana Aksi 1 PPG

Baca juga: Analisis Kurikulum Prota Promes PPG

Rencana Aksi 1 PPG

Aktivitas pengembangan perangkat pembelajaran atau Pembuatan Rencana Aksi 1 PPG meliputi aktivitas sebagai berikut:

  1. Mendesain pembelajaran inovatif sesuai dengan akar masalah dan solusi hipotetik yang telah dirumuskan berdasarkan kegiatan sebelumnya.
  2. Menyusun RPP dan perangkatnya yang berbasis masalah dan proyek dan hasil analisis silabus, meliputi:
    • RPP
    • Bahan ajar
    • Media pembelajaran (menekankan pada pemanfaatan media berbasis AI, AR, VR).
    • LKPD
    • Kisi-kisi, instrumen, dan rubrik penilaian.
  3. Mengkaji Panduan Penyusunan RPP untuk digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RPP.
  4. Menyusun RPP dan perangkatnya (konsep pembelajaran luring dan daring).
  5. Berdiskusi secara aktif dengan dosen dan guru pamong untuk mendapatkan gambaran dan persepsi yang sama dalam penyusunan RPP dan perangkat pembelajaran berbasis masalah dan proyek.

Baca Juga: Uji Komprehensif PPG

Dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru tahun ini khususnya pada tahap penentuan rencana aksi 1, 2, 3 dan 4, teman-teman diwajibnya untuk menghasilkan minimal 2 perangkat pembelajaran inovatif untuk setiap rencana aksi.

Baca juga: Desain Pembelajaran Inovatif

Aktivitas dalam Rencana Aksi 1 PPG

Rencana Aksi 1 PPG

Baca Juga: Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

Pada rencana aksi 1 PPG ini, ada 3 aktivitas pokok yang harus diselesaikan oleh peserta, ketiganya adalah:

  1. Tinjauan Pilihan Solusi, Analisis Kurikulum, Prota, Promes, dan Panduan Penyusunan RPP
  2. Penyusunan RPP, Bahan Ajar, dan Media
  3. Penyusunan LKPD dan Instrumen Penilaian

Baca Juga: Soal Pedagogik PPG

Untuk membantu teman-temuan dalan menyusun perangkat pembelajaran inovatif berdasarkan analisis masalah dan solusi yang telah dipilih pada kegiatan sebelumnya, maka berikut ini kami uraikan kembali beberapa materi yang dapat dijadikan referensi.

Unsur-unsur dalam Desain pembelajaran Inovatif

Dalam desain pembelajaran inovatif ada beberapa unsur yang menjadi acuan kita sebagai guru yang inovatif yaitu

  1. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)
    Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) terdiri dari religius, nasionalisme, integritas, mandiri, dan gotong royong.
    Baca selengkapnya tentang pendidikan karakter pada link berikut: Pendidikan Karakter
  2. Adanya kolaborasi antara guru dengan peserta didik
    Adanya kolaborasi antara guru dengan peserta didik. Artinya dalam sebuah pembelajaran tidak boleh hanya berpusat kepada guru sedangkan peserta didik hanya bersifat pasif.
  3. Kompetensi Abad 21 atau 4C (Comunication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity)
    4C Keterampilan Abad 21 merupakan keterampilan-keterampilan yang harus dimiliki peserta didik agar dapat survive di era Revolusi Industri 4.0 sekarang ini, dan berhasil masa mendatang. Keterampilan 4C ini terdiri dari; Creativity Thinking and innovation, Critical Thinking and Problem Solving, Communication, dan Collaboration.
    Baca selengkapnya tentang Kompetensi Abad 21 pada link ini: Keterampilan Abad 21
  4. Berorientasi pada High Order Thingking Skill (HOTS)
    Guru harus memberikan segalanya untuk memberikan pembelajaran yang berorientasi pada hots ini. Bagaimanapun juga kita tidak bisa langsung kesana tanpa melalui low order thingking skill (lots) terlebih dahulu.
    Baca selengkapnya tentang Pembelajaran berorintasi High Order Thingking Skill (HOTS) pada link ini: Pembelajaran HOTS
  5. TPACK (Technology Pedagogical and Content Knowledge).
    Sebagai guru selain melaksanakan kompetensi pedagogik juga harus menerapkan teknologi sebagai bekal peserta didik menyambut era revolusi Industri 4.0. Dimana, pekerjaan yang dilakukan manusia mulai bergeser kepada teknologi digital dan lebih canggih dari pada mesin mekanik
    Baca selengkapnya tentang TPACK pada link berikut: TPACK
  6. Berbasis pada STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics)
    Sangat sulit memang untuk mengintegrasikan kelima unsur tersebut dalam sebuah pelaksanaan pembelajaran. Namun kita sebagai guru harus melihat karakteristik setiap kompetensi dasar yang akan kita capai. Pada prinsipnya kalau tidak bisa mengintegrasikan semuanya jangan membuang semuanya. Artinya suatu ketika kita mengintegrasikan teknologi dan engineering dalam suatu pembelajaran
    Baca selengkapnya tentang STEAM pada link ini: Pembelajaran STEAM
  7. Kemampuan Literasi
    Teman-teman semua, penguasaan enam literasi dasar yang di sepakati oleh World Economic Forum pada tahun 2015 sangat penting bagi peserta didik, bagi orang tua, dan seluruh warga masyarakat. Enam literasi dasar tersebut mencakup;

Model model Pembelajaran Inovatif

Pembahasan kita awali dengan dalam platform Rumah Belajar Kemendikbud RI, setidaknya ada 6 model pembelajaran inovatif. Ke model tersebut adalah:

  • Model Pembelajaran DiscoveryInquiry
  • Project based learning (PjBL)
  • Flipped classroom
  • Blended learning dengan blog
  • Berbasis gim
  • Self organized learning environments (sole)

Penjelasan tentang model-model pembelajaran inovatif dapat di baca pada link berikut: Model model Pembelajaran Inovatif

Sebenarnya masih banyak model lain, namun dalam bahasan kali ini kita akan fokus pada bagaimana merancang pembelajaran yang inovatif.

Desain Pembelajaran Inovatif Abad 21

Baca Selengkapnya: Model model Pembelajaran Inovatif

Seorang guru di era industri 4.0 abad 21 di harapkan mampu menjadi agen pembaruan. Pembaruan yang saudara lakukan bisa di mulai dari aktivitas perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, evaluasi hingga tindak lanjutnya.

Untuk itu, Pendidik perlu memahami beberapa karakteristik desain pembelajaran inovatif abad 21 yang akan di terapkan dalam RPP.

Baca Selengkapnya:

Penerapan unsur-unsur terbaru dalam komponen RPP terletak pada:

  1. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK),
  2. Tujuan Pembelajaran,
  3. Kegiatan Pendahuluan, Inti, dan
  4. Penutup Pembelajaran, serta
  5. Penilaian Pembelajaran.

Bagaiman cara mengembangkan RPP dalam pembelajaran inovatif ini, teman-teman dapat baca pada artikel di bawah ini.

Baca Selengkapnya: Pengembangkan Desain Pembelajaran Inovatif RPP

Jika informasi ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengklik iklan yang tampil. Hal tersebut akan sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi kami. Terima kasih.

Sumber Rujukan
Estu Miyarso. 2019. Modul 4. Perancangan Pembelajaran Inovatif. PPG Kemdikbud.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: