Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA

4 min read

Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA

HermanAnis.com – Hai semuanya, pada artikel kali ini kita akan membahas satu topik menarik tentang soal PISA, yakni karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA. Bagi teman-teman yang berprofesi sebagai pendidik, ini penting di pahami khsusunya dalam memberikan evaluasi kepada peserta didik.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Studi Programme for International Student Assessment (PISA) bertujuan untuk mengetahui efektivitas sistem pendidikan dalam perspektif internasional dengan berfokus pada hasil asesmen terhadap literasi sains, literasi numerasi (matematika), dan Literasi Membaca.

Hasil analisis yang telah di lakukan tentang soal literasi membaca PISA, soal-soal yang diujikan di dominasi soal-soal yang membutuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, seperti kemampuan menginterpretasi, merefleksi, dan mengevaluasi.

Kemampuan membaca yang di ujikan umumnya adalah kemampuan mengungkapkan kembali informasi, mengembangkan interpretasi dan mengintegrasikan, dan merefleksikan dan mengevaluasi teks. Soal cenderung menggunakan wacana panjang (135-630 kata) dan kalimat pertanyaan cenderung kompleks.

Selain itu, berdasarkan ragam tes, soal literasi membaca yang di gunakan bervariasi seperti, berntuk pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, jawaban singkat, esai tertutup, dan esai terbuka.

Sementara itu, ditinjau dari karakteristik konteks, soal-soal PISA dapat di klasifikasikan dalam empat kategori, yaitu pendidikan, pekerjaan, personal, dan masyarakat. Selain itu, isi kutipan yang digunakan dalam soal umunya bertema, keselamatan keamanan diri, bermasyarakat, cara menyelesaikan pendidikan dan IPTEK, cerita personal berisi nilai moral untuk meningkatkan kualitas hidup.

Baca Juga: Komponen Instrumen AKM

Penjelasan lebih detail beserta contohnya sebagai berikut.

Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA

Pembahasan Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA dalam artikel ini kami bagi menjadi tiga kriteria yakni,

  1. Berdasarkan tingkatan berpikir
  2. Berdasarken ragam soal
  3. Berdasarkan kebahasaan yang digunakan

Karakteristik Soal Literasi Membaca berdasarkan Tingkatan Berpikir

Dari segi aspek kompetensi membaca yang di ukur, karakteristik soal literasi membaca dalam PISA berdasarkan kemampuan berpikir tingkat tinggi setidaknya dapat di bagi menjadi tiga indikator. Ketiga indikator atau aspek yang akan di ukur tersebut, yakni:

  1. kemampuan mengungkapkan kembali informasi (retrieving Information),
  2. Kemampuan mengembangkan interpretasi (developing an interpretation), dan
  3. kemampuen dalam merefleksikan dan mengevaluasi teks.

Untuk memahami karaktersitik ini, berikut contoh soalnya.

Contoh Soal Literasi Membaca 1

Di sediakan bacaan,

SI KIKIR DAN EMASNYA

Seorang yang kikir menjual seluruh hartanya dan membeli segumpal emas yang di kuburnya di dalam sebuah lubang di samping sebuah dinding tua. Dia kemudian mengunjungi simpanannya itu setiap hari.

Salah seorang anak buahnya memperhatikan hal ini dan memutuskan untuk mengintai gerak gerik si kikir. Anak buahnya ini kemudian mengetahui rahasia harta yang tersembunyi tersebut, dan mulai menggali, dan menemukan segumpal emas, dan di curinya.

Si kikir, pada kunjungan berikutnya, menemukan lubang yang sudah kosong dan mulai menarik-narik rambutnya dan meraung-meraung sejadi-jadinya. Seorang tetangga, yang melihat kejadian itu dan mengetahui apa penyebabnya, kemudian berkata,

“Berdoalah dan jangan bersedih, ambillah segumpal batu, dan letakkan di dalam lubang itu, dan bayangkan seolah-olah emas itu masih berada di sana. Bagi kamu hal itu akan sama saja, karena sewaktu emas itu berada di sana, kamu tidak memilikinya, karena kamu sedikit pun tidak menggunakannya.”

Berdasarkan bacaan di atas, dapat di susun pertanyaan-pertanyaan dengan beberapa karakteristik tingkat berpikir.

Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA
Contoh soal litersi membaca

Karakteristik Soal Literasi Membaca Berdasarkan Ragam Soal.

Karakteristik soal literasi membaca dalam PISA di tinjau dari segi ragam tes dan penyajian soal dapat di bagi menjadi 5 bentuk. Lima bentuk soal tersebut adalah:

  1. pilihan ganda,
  2. pilihan ganda kompleks,
  3. jawaban singkat,
  4. esai tertutup, dan
  5. esai terbuka.

Ragam tes tersebut di sajikan bervariasi berdasarkan sebuah teks yang mendahuluinya. Sebuah teks dapat di kembangkan menjadi tes pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, tes esai terbuka, dan esai tertutup. Soal esai dan objektif tidak dikelompokkan sendiri tetapi berselang-seling di gunakan pada pada semua teks.

Karakteristik tersebut dapat di lihat pada contoh soal literasi membaca berikut ini.

Contoh Soal Literasi Membaca 2

Bacalah teks berikut kemudian jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA
Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA

Pertama, bentuk tes pilihan ganda dengan tujuan mengukur kemampuan merefleksikan dan mengevaluasi bacaan serta mengenal hubungan antara pernyataan yang di berikan di luar isi bacaan yang ada di dalam tabel dengan pernyataan yang ada di dalam tabel. Perhatikan contoh soal berikut ini.

Contoh soal literasi membaca

Kedua, bentuk tes esai terbuka dengan mengukur kemampuan merefleksikan dan mengevaluasi isi bacaan. Perhatikan contoh soal berikut ini.

Perhatikan poin 3 pada kolom Tidak pada tabel. Dalam konteks ini, kira-kira apa yang menjadi salah satu faktor dari “faktor-faktor lain” tersebut? Berikan alasan untuk jawabanmu.
……………………………………………………………………………………………………………………………..

Ketiga, bentuk tes pilihan ganda kompleks dengan mengukur kemampuan merfleksikan dan mengevaluasi kasus merupakan contoh terapan dari isi bacaan atau bukan contoh.

Perhatikan pernyataan berikut ini:

“Hasil penelitian dari satu situasi tidak selalu berlaku pada situasi yang berbeda.”

Coba tunjukkan apakah masing-masing pernyataan pada kolom Tidak di bawah ini merupakan contoh yang tepat untuk pernyataan di atas atau tidak.

Contoh soal litersi membaca

Jawaban untuk tugas pertama di berikan di bawah ini sebagai contoh.

Contoh Jawaban untuk tugas pertama diberikan

Keempat, bentuk tes pilihan ganda dengan mengukur kemampuan menginterpretasi dan mengintegrasikan secara luas.

 bentuk tes pilihan ganda dengan mengukur kemampuan menginterpretasi dan mengintegrasikan secara luas.

Kelima, bentuk tes pilihan ganda dengan mengukur kemampuan menginterpretasi dan mengintegrasikan secara luas.

bentuk tes pilihan ganda dengan mengukur kemampuan menginterpretasi dan mengintegrasikan secara luas.

Karakteristik ditinjau dari Aspek Kebahasaan yang Di gunakan.

Karakteristik soal membaca dalam PISA dapat juga di tinjau berdasarkan penggunaan kalimat, atau penggunaan wacana dengan kalimat-kalimat kompleks. Jumlah kata umunya berkisar 135 sampai 610 kata. Pada wacana nonkontinyus (tabel, diagram, grafik) cenderung menggunakan beberapa variabel dan simbol yang rumit.

Peta/denah/ tabel atau grafik cenderung bersifat kompleks dan berkaitan dengan bagian yang lain.

Contoh Soal Literasi Membaca 3

Contoh karakteristik penggunaan wacana yang berupa tabel rumit di contohkan sebagai berikut.

Contoh soal dengan karakteristik penggunaan wacana yang berupa tabel rumit

Gunakan informasi tentang Danau Chad tersebut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.


Karakteristik Isi dan Konteks Kutipan pada Soal PISA

PISA bertujuan mengukur sejauh mana pendidikan dasar di suatu negara mampu menyiapkan siswanya untuk menghadapi dunia nyata, menggapai pengetahuan yang lebih tinggi, bersosialisasi di kancah global, dan memenuhi kebutuhan dasar/keterampilan hidup siswa siswa.

Dengan tujuan tersebut, konteks kutipan memiliki karakteristik isi yang khas. Karakteristik konteks isi kutipan soal membaca PISA di ringkas pada tabel berikut.

Tabel 1 Karakteristik Konteks, Tujuan, dan Isi pada Soal PISA

Karakteristik Isi dan Konteks Kutipan pada Soal PISA - Karakteristik Konteks, Tujuan,

Dari tabel 1 dapat di simpulkan bahwa karakteristik konteks pada soal PISA dapat di klasifikasikan pada konteks pendidikan, pekerjaan, personal, dan masyarakat. Isi kutipan pada soal membaca PISA di pilih dengan tujuan meningkatkan keterampilan hidup dalam mengakses dan memanfaatkan informasi berupa wacana untuk menjalani kehidupan dalam masyarakat, pendidikan, pekerjaan, dan personal.

Secara rinci persentasi konteks pada soal membaca PISA di paparkan berikut.

Tabel 2 Distribusi Soal Membaca Berdasar Konteks dan Tipe Butir PISA

Distribusi Soal Membaca Berdasar Konteks dan Tipe Butir PISA

Dari tabel 2 dapat di simpulkan bahwa soal membaca PISA sebagian besar menggunakan konteks masyarakat. Di susul berturut-turut konteks pendidikan, konteks personal , dan konteks pekerjaan.

Karakteristik Soal Membaca PISA 2003 dan 2006 sebagai Bahan Uji Minor

Tabel 3 Distribusi Soal Membaca Berdasarkan Kompetensi dan Tipe Soal pada PISA dengan Membaca sebagai Bahan Uji Minor

Karakteristik Soal Literasi Membaca dalam PISA - Distribusi Soal Membaca Berdasarkan Kompetensi dan Tipe Soal pada PISA dengan Membaca sebagai Bahan Uji Minor

Dari tabel 3 dapat di simpulkan bahwa pada soal membaca PISA sebagai bahan uji minor, adalah tingkat berpikir tinggi mendominasi yaitu sebesar 67,74%. Kemampuan berpikir tingkat tinggi pada soal membaca PISA mencakup kemampuan mengintegrasikan, menginterpretasi, merefleksi, dan mengevaluasi.

Kemampuan menemukan kembali informasi sebagai kemampuan membaca yang lebih mudah memiliki persentasi persentasi sebesar 32, 25%.

Sumber:

  • OECD – PISA
  • Titik Harsiati. 2018. Karakteristik Soal Literasi Membaca pada Program PISA. Litera. Vol. 17.

Terima kasih telah membaca artikel ini,
semoga ada manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.