TPACK: Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran

Komponen TPACK dan Contohnya

HermanAnis.com – Teman-teman semua, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang salah satu keterampilan dan kemampuan yang perlu dimiliki oleh pendidik yakni TPACK, yang mana TPACK adalah kerangka pengintegrasian teknologi ke dalam proses pembelajaran yang melibatkan paket-paket pengetahuan tentang teknologi, materi, dan proses atau strategi pembelajaran.

A. TPACK (Technological Pedagogical Content and Knowledge)

Teman-teman Pendidik semua tentu sudah sering mendengar istilah Pedagogy Content Knowledge (PCK) yang di dalamnya terdapat pengetahuan (Knowledge/K), cara membelajarkan (Pedagogy/P), dan menguasai materi pembelajaran sesuai bidang (Content/C).

Istilah PCK pertama kali di perkenalkan oleh Shulman pada tahun 1986. PCK merupakan gabungan pengetahuan tentang pedagogi dan penguasaan materi yang di perkuat oleh pengalaman-pengalaman keseharian pendidik.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh besar terhadap proses pembelajaran. Pengetahuan dan penguasaan TIK telah menjadi salah satu bagian pokok dalam kompetensi yang harus dimiliki oleh pendidik.

TPACK menurut Misra (2016), yaitu suatu kerangka kerja untuk memahami dan menggambarkan jenis pengetahuan yang di butuhkan oleh seorang guru, untuk mengefektifkan praktek pedagogi dan pemahaman konsep dengan mengintegrasikan sebuah teknologi di lingkungan pembelajarannya.

Singkatan TPACK adalah Technological Pedagogical Content and Knowledge. TPACK adalah suatu kerangka kerja yang di perlukan untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Kerangka pengetahuan ini berasal dari konstruk yang di lakukan oleh Shulman 1986, tentang Pedagogical Content Knowledge (PCK).

Shulman dalam jurnalnya berpendapat bahwa mempersiapkan guru atau calon guru dengan keterampilan pedagogis umum dan pengetahuan materi pelajaran, seperti IPA secara terpisah kurang memadai.

Sebagai gantinya adalah di perlukan landasan pengajaran yang berada pada persinggungan antara konten materi pelajaran dan pedagogi. Pengembangan TPACK dari PCK oleh guru sangat penting untuk di lakukan, agar pengajaran dengan integrasi teknologi menjadi lebih efektif.

Baca Juga: Sintaks PBL

B. 7 Komponen dalam TPACK

Istilah PCK berkembang menjadi TPCK dimana “T” adalah teknologi. Guna memudahkan penyebutannya TPCK di rubah menjadi TPACK dan berkembang melibatkan banyak domain pengetahuan di dalamnya.

7 Komponen TPACK

Konsep TPACK melibatkan 7 komponen atau domain pengetahuan di karenakan ada irisan atau sintesa baru, yaitu;

  1. Pengetahuan materi (content knowledge/CK) yaitu penguasaan bidang studi atau materi pembelajaran.
  2. Pengetahuan pedagogis (pedagogical knowledge/PK) yaitu pengetahuan tentang proses dan strategi pembelajaran.
  3. Pengetahuan teknologi (technological knowledge/TK) yaitu pengetahuan bagaiamana menggunakan teknologi digital.
  4. Pengetahuan pedagogi dan materi (pedagogical content knowledge/PCK) yaitu gabungan pengetahuan tentang bidang studi atau materi pembelajaran dengan proses dan strategi pembelajaran.
  5. Pengetahuan teknologi dan materi (technological content knowledge/TCK) yaitu pengetahuan tentang teknologi digital dan pengetahuan bidang studi atau materi pembelajaran.
  6. Pengetahuan tentang teknologi dan pedagogi (technological paedagogical knowledge/TPK) yaitu pengetahuan tentang teknologi digital dan pengetahuan mengenai proses dan strategi pembelajaran.
  7. Pengetahuan tentang teknologi, pedagogi, dan materi (technological, pedagogical, content knowledge/TPCK). TPCK merupakan pengetahuan tentang teknologi digital, pengetahuan tentang proses dan strategi pembelajaran, pengetahuan tentang bidang studi atau materi pembelajaran.

TPACK adalah kerangka pengintegrasian teknologi ke dalam proses pembelajaran yang melibatkan paket-paket pengetahuan tentang teknologi, materi, dan proses atau strategi pembelajaran.

TPACK adalah
Gambar 1. TPACK Kerangka Integrasi Teknologi

Gambar 1. TPACK kerangka integrasi teknologi dalam pembelajaran PCK, TPK, dan TCK merupakan paket pengetahuan yang berlaku umum tidak merujuk kepada bidang studi atau materi pelajaran secara spesifik sehingga bersifat sebagai kerangka yang umum.

Pengetahuan TPACK guru sesuai konteks, kemampuan mengajarkan materi tertentu menggunakan teknologi pembelajaran, akan memudahkan proses belajar peserta didik. Ketiga paket pengetahuan yaitu PCK, TPK, dan TCK sebenarnya merupakan satu paket pengetahuan yang tidak terpisah di sebut TPACK. TPACK ini di perkenalkan oleh Mishra & Koesler (2007), selain untuk memudahkan penyebutannya.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan TPACK

C. Contoh Penerapan TPACK dalam Pembelajaran

Menurut Yeh et.al (2014) gambaran TPACK terdiri dari 8 domain pengetahuan yang dapat divisualkan seperti dalam gambar 2.

TPACK adalah
Gambar 2. Kerangka Integrasi Teknologi TPACK secara Praktis

Berdasakan gambar 2 di atas kemungkinan contoh penerapan TPACK dalam pembekajaran dapat mencakup 8 domain yang mencakup 5 area yaitu bidang studi, peserta didik, kurikulum, penilaian, dan praktek mengajar.

Ke delapan domain untuk penerapan TPACK dalam pembelajaran secara praktis adalah:

  1. Menggunakan TIK untuk menilai peserta didik.
    Contoh Saudara menggunakan Microsoft excel untuk mengolah nilai, menggunakan kuis online untuk menilai partisipasi peserta didik, menggunakan grup chatting untuk memahami cara berkomunikasi melalui medsos dan sebagainya.
  2. Menggunakan TIK untuk memahami materi pembelajaran.
    Contohnya mengemas materi abstrak ke dalam animasi video, mensimulasikan prinsip kerja mesin menggunakan animasi, memberikan rujukan tautan untuk belajar lebih lanjut dan sebagainya.
  3. Mengintegrasikan TIK untuk memahami peserta didik.
    Contohnya meminta peserta didik memvisualisasikan idenya menggunakan corel draw, menggunakan whatsapp atau email untuk menampung keluhan peserta didik, menyediakan forum konsultasi secara online dan sebagainya.
  4. Mengintegrasikan TIK dalam rancangan kurikulum termasuk kebijakan.
    Contohnya melibatkan guru dalam pengembangan sumber belajar digital, diskusi rutin pengembangan konten digital, memasukkan program peningkatan melek TIK bagi guru dan sebagainya.
  5. Mengintegrasikan TIK untuk menyajikan data.
    Contohnya menggunakan TIK untuk menyajikan data akademik, data induk peserta didik, data mutasi peserta didik, membuat grafik dan sebagainya
  6. Mengintegrasikan TIK dalam strategi pembelajaran.
    Contohnya mengembangkan pembelajaran berbasis web, mengelola forum diskusi online, melaksanakan teleconference, menggunakan video pembelajaran untuk memotivasi peserta didik dan sebagainya.
  7. Menerapkan TIK untuk pengelolaan pembelajaran.
    Contohnya menggunakan TIk untuk presensi online, memasukkan dan mengolah nilai peserta didik, menggunakan sistem informasi akademik dan sebagainya.
  8. Mengintegrasikan TIK dalam konteks mengajar.
    Contohnya menyediakan pilihan pembelajaran berbasis online, menciptakan lingkungan pembelajaran penilaian, dan praktek mengajar yang kaya sumber digital, memanfaatkan sumber belajar berbasis teknologi dan sebagainya.

Baca Juga: Langkah Langkah Model Pembelajaran Inkuiri

Rujukan

  • Herring, Mary C., Koehler, Matthew J., & Misra, P. (2007). Handbook of Technological Content Knowledge (TPACK) for educator (2nd edition). New York: Routledge.
  • Pujiriyanto. 2019 Modul 2. Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21. Direktorat Pembinaan GTK PAUD dan Dikmas, Tim Pengembang Subtansi PPG Pedagogik.

Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close

Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca