Pengertian Heutagogi menurut Ahli

2 min read

Pengertian Heutagogi menurut Ahli

HermanAnis.com – Teman-teman semua, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Heutagogi Menurut Ahli.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Apa itu Heutagogy (Self-Determined Learning)?

Heutagogy (Self-Determined Learning) pertama kali di perkenalkan oleh Stewart dari Southern Cross University, merupakan studi tentang belajar yang di tentukan oleh diri pembelajaran sendiri. Seperti dalam pendekatan andragogik, Instruktur atau pendidik pada heutagogy juga memfasilitasi proses pembelajaran dengan memberikan bimbingan dan sumber daya.

Selain itu, pendidik sepenuhnya melakukan pemilihan jalur pembelajaran dan proses untuk pelajar, melakukan negosiasi belajar dan menentukan apa yang akan di pelajari dan bagaimana hal itu akan di pelajari.

Dalam putaran ganda pembelajaran, peserta didik mempertimbangkan masalah dan tindakan yang di hasilkan dan hasil, selain merefleksikan proses pemecahan masalah dan bagaimana hal itu mempengaruhi keyakinan dan tindakan pelajar itu sendiri.

Gagasan ini adala perluasan dari reinterpretasi andragogi, dan mungkin pembedan itu merupakan “kesalahan” yang sama ketika orang secara kasat mata berusaha membedakan antara pedagogi dan andragogi. Namun, ada beberapa perbedaan antara dua yang menandai salah satu dari yang lain.

Titik tekan heutagogi khusus pada perbaikan belajar cara belajar, dua keluk belajar (double loop learning), kesempatan belajar universal proses non-linear, dan arah sejati diri pelajar.

Jika andragogi berfokus pada cara terbaik bagi orang dewasa untuk belajar, heutagogi juga mensyaratkan bahwa inisiatif pendidikan termasuk peningkatan keterampila. Sebenarnya yang belajar itu adalah masyarakat sendiri, mereka belajar cara belajar dan juga belajar mata pelajaran yang di berikan itu sendiri. 

Pada andragogi, fokus pendidikan bersifat terstruktur, sedangkan dalam heutagogi semua konteks pembelajaran di anggap mengkombinasikan dimensi formal dan informal.

Sebagai konsep baru dalam belajar, heutagogi menawarkan tentang bagaimana orang belajar, menjadi kreatif, memiliki efektivitas diri tingkat tinggi, dapat menerapkan kompetensi dalam situasi kehidupan, dan dapat bekerja secara baik dengan orang lain.

Pengertian Heutagogi menurut Ahli

Pengertian Heutagogi menurut Ahli

Kata Heutagogy (berdasarkan Yunani untuk “diri”) di definisikan oleh Hase dan Kenyon pada tahun 2000 sebagai studi pembelajaran yang ditentukan sendiri (mandiri).

Heutagogy menerapkan pendekatan holistik untuk mengembangkan kemampuan peserta didik, dengan belajar sebagai proses aktif dan proaktif. Peserta didik melayani sebagai “agen utama dalam pembelajaran mereka sendiri, yang terjadi sebagai akibat dari pengalaman pribadi”. Jadi, Heutagogy sebagai Perpanjangan Andragogi.

Pendekatan heutagogical dapat di lihat sebagai perkembangan dari pedagogi ke andragogi untuk heutagogy, dengan peserta didik juga maju dalam kedewasaan dan otonomi (Canning, 2010 ). Peserta didik lebih dewasa membutuhkan lebih sedikit kontrol dari instruktur dan tentu saja struktur dan dapat lebih mandiri dalam belajar mereka.

Sementara, peserta didik kurang matang membutuhkan lebih banyak bimbingan instruktur dan kursus perancah (prasyarat). Dengan dasar dari andragogy, heutagogy lebih lanjut memperluas pendekatan andragogical dan dapat di pahami sebagai sebuah kontinum andragogy (Tabel 1).

Dalam andragogi, kurikulum, pertanyaan, diskusi, dan penilaian di rancang oleh instruktur sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sedangkan pada heutagogy, pelajar menetapkan program pembelajaran, merancang dan mengembangkan peta belajar, dari kurikulum untuk penilaian (Hase, 2009).

Heutagogi menekankan pengembangan kemampuan selain kompetensi (andragogy). Tabel 1 memberikan gambaran tentang sifat-sifat yang membantu menunjukkan cara di mana heutagogy di bangun berdasarkan dan meluas andragogy.

Tabel 1. Heutagogy sebagai Continuum dari Andragogi

Baca Juga: Perbedaan Andragogi dan Pedagogi

Sumber:

  • Hiryanto. 2017. PEDAGOGI, ANDRAGOGI DAN HEUTAGOGI SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Dinamika Pendidikan Vol XXII.
  • Lisa Marie Blaschke (2012), Heutagogy and Lifelong Learning: A Review of Heutagogical Practice and Self-Ditermined Learning. The International Review of Research open and distance Learning. Vol 13. No.1 Januari 2012.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.