Apa itu Pedagogi?

4 min read

Apa itu Pedagogi

HermanAnis.com – Teman-teman semua, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Apa itu Pedagogi?

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Konsep Pedagogi

Pengertian pedagogi Menurut Ahli

Pedagogi berasal dari bahasa Yunani paedagogeo, di mana terdiri dari pais genetif, paidos yang berarti anak dan agogo berarti memimpin, sehingga secara harfiah pedagogi, berarti memimpin anak. Dalam bahasa Yunani kuno, kata pedagogi bermakna seorang budak (pengawas rumah tangga) yang mengawasi pengajaran putra tuannya atau majikannya.

Ketika itu anak perempuan tidak di beri pengajaran khusus, pembantu rumah tangga ini mengantar, menunggu dan menemani pulang putra tuannya ke pada saat dan dari sekolah atau gymnasium.

Kata pedagogi juga di turunkan dari bahasa latin yang bermakna mengajari anak, sementara dalam bahasa Inggris istilah pedagogi (pedagogy) di gunakan untuk merujuk kepada teori pengajaran, di mana guru berusaha memahami bahan ajar, mengenal siswa dan menentukkan cara mengajarnya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan pedagogik sebagai ilmu pendidikan; ilmu pengajaran, pedagogik artinya bersifat pedagogi; bersifat mendidik, ortopedagogik artinya ilmu mendidik yang bertujuan menyembuhkan kelainan psikis, objek didiknya, terutama yang terbelakang mental.

Tim Direktorat Profesi Pendidik Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (2006) telah merumuskan secara substantif kompetensi pedagogik yang mencakup kemampuan pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang di milikinya.

Pedagogi di definisikan secara sederhana sebagai metode, dan praktik, pengajaran. Ini meliputi:

  1. Gaya mengajar;
  2. Mengajar teori;
  3. Umpan balik dan penilaian.

Ketika orang berbicara tentang pedagogi mengajar, mereka akan mengacu pada cara guru menyampaikan isi kurikulum ke kelas dan Ketika seorang guru merencanakan pelajaran, mereka akan mempertimbangkan berbagai cara untuk menyampaikan konten.

Keputusan itu akan di buat berdasarkan preferensi pengajaran mereka sendiri, pengalaman mereka, dan konteks tempat mereka mengajar.

Ada tiga isu terkait dengan penggunaan istilah pedagogi, yakni

  1. pedagogi merupakan sebuah proses yang bertujuan, dalam makna umum istilah pedagogik di gunakan untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan praktik mengajar anak-anak,
  2. banyak pekerjaan “pedagogi sosial” yang telah di gunakan untuk menggambarkan prinsipprinsip mengajar anak-anak dan kaum muda, dan
  3. pengertian pedagogi telah di pahami dan dominan mewarnai proses pembelajaran dalam konteks sekolah. Secara tradisional istilah pedagogi adalah seni mengajar.
Apa itu Pedagogi?

Baca Juga: Pengertian Heutagogi menurut Ahli

Pengertian Pedagogi menurut Ahli

Selain pedagogi diartikan secara umum, para ahli juga ternyata memiliki pendapat mengenai arti pedagogik. Berikut ini merupakan pendapat para ahli mengenai pedagogik.

Menurut J. Hoogveld

J. Hoogveld mendefinisikan pedagogik sebagai ilmu yang mempelajari masalah pembimbing anak untuk mencapai tujuan tertentu, sehingga kelak setelah dewasa dapat menye tugas hidupnya.

Pengertian Pedagogi Menurut Ana Maria Gonzalez

Menurut Ana, pedagogi merupakan sebuah proses yang menyoroti hubungan antara pendidikan, pengajaran serta pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian peserta didik atau siswa, dengan tujuan untuk mempersiapkan mereka dalam menjalankan kehidupan.

Selain itu, juga mempertimbangkan antara hubungan pengajar dengan sisawa dan pendidikan sebagai target sekolah, akan tetapi pedagogik tidak melampaui batasan-batasan institusi pendidikan. Beliau juga berpendapat keluarga dan masyarakat tidak masuk dalam pertimbangan pendidikan generasi sekarang maupun di masa yang akan datang.

Menurut Gladys Valdivia

Valdivia mendefinisikan pedagogik sangat memiliki kaitan erat dengan tujuan sosial yang dikembangkan serta memiliki hubungan satu dengan yang lainnya.

Bagian dialetik yang terdapat dalam pengajaran dan pendidikan, serta sifat umum dari pendidikan itu sendiri, yang artinya menunjukan bahwa pedagogik berada di dalam dan luar proses pendidikan.

Pengertian Pedagogi Menurut Sarworno

Menurut Suwarno pedagogi adalah pendidikan yang menekankan pada praktik pendidikan, dalam hal ini berkaitan erat dengan kegiatan mendidik serta membimbing anak.

Sedangkan pengertian pedagogi menurut sarwono adalah suatu teori yang secara teliti, objektif dan kritis mengembangkan konsep hakekat manusia, hakekat anak, hakekat anak, serta hakekat proses tujuan pendidikan itu sendiri.

Menurut Addine

Pengertian pedagogik menurut addine pedagogis memiliki karakter kesatuan ilmiah dari proses pedagogis. Karakter tersebut salah satunya menyoroti bahwa pedagogis harus bersifat terstruktur berdasarkan temuan di bidang sains kontemporer.

Sedangkan hubungan sekolah dan kehidupan didasarkan pada dua aspek penting yaitu sebuah pekerjaan untuk mendidik seorang manusia.

Pendekatan Pegagogi

Pendekatan pedagogis yang berbeda dapat di pecah menjadi empat kategori: behaviorisme, konstruktivisme, konstruktivisme sosial, dan liberationist.

  1. Behaviorisme
    Pedagogi behavioris menggunakan teori behaviorisme untuk menginformasikan pendekatannya. Pendekatan pedagogis behavioris akan mengatakan pembelajaran berpusat pada guru. Ini akan
    menganjurkan penggunaan instruksi langsung, dan pelajaran berbasis kuliah.
  2. Konstruktivisme
    Konstruktivisme adalah teori bahwa orang belajar melalui pengalaman dan refleksi. Pedagogi Konstruktivis menempatkan anak di pusat pembelajaran, dan kadang-kadang di sebut ‘pedagogi tak terlihat. Pendekatan konstruktivis akan menggabungkan pekerjaan proyek, pembelajaran berbasis inkuiri.
  3. Konstruktivisme sosial
    Pedagogi konstruktivisme sosial dapat di anggap sebagai perpaduan dua prioritas: di pandu guru, dan berpusat pada siswa. Guru akan menggunakan elemen kerja kelompok, tetapi akan menggunakan ukuran kelompok yang lebih kecil, dan membatasi pilihan dalam topik. Guru mungkin juga menggunakan model guru, pertanyaan, dan campuran instruksi individu, pasangan dan seluruh kelas.
  4. Liberasionisme
    Pendekatan liberasionis adalah pendekatan di mana suara siswa di tempatkan di tengah, dan demokrasi di masukkan ke dalam kelas. Nilai di tempatkan pada memiliki guru sebagai pembelajar, dan kelas menemukan mata pelajaran bersama-sama.

Sementara di lihat dari pedagogi modern, di lihat dari hubungan dialektis yang bermanfaat antara pedagogi sebagai ilmu dan pedagogi sebagai seni. Beberapa definisi yang terkait pengertian pedagogi sebagai ilmu dan seni menurut Sudarwan Danim (2010: 54-55) antara lain:

  1. Pengajaran (teaching) yaitu teknik dan metode kerja guru dalam mentranformasikan konten pengetahuan, merangsang mengawasi dan menfasilitasi pengembangan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran, pengertian ini menempatkan guru pada posisi sentral.
  2. Belajar (learning) yaitu proses siswa mengembangkan kemandirian dan inisiatif dalam memperoleh dan meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan
  3. Hubungan mengajar dengan belajar dengan segala factor lain yang ikut mendorong minat pedagogi. Hubungan ini bisa bermakna siswa di bimbing guru atau kegiatan belajar yang berpusat pada siswa, namun tetap di bawah bimbingan guru.
  4. Hubungan mengajar dan belajar berkaitan dengan semua pengaturan dan pada segala tahapan usia, sebagaimana di kembangkan di lembaga pendidikan formal dan nonformal. Sekolah merupakan salah satu bagian dari total spektum pengaruh pendidikan.

Dengan demikian pedagogi yang efektif mencoba menggabungkan alternative strategi pembelajaran yang mendukung keterlibatan intelektual, memiliki keterhubungan dengan dunia yang lebih luas, lingkungan kelas yang koduksif dan pengakuan atas perbedaan penerapan pada semua pelajaran.

Kompetensi Pedagogi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan pada penjelasan Pasal 28, ayat (3), butir a, sudah secara jelas mendeskripsikan bahwa Kompetensi Pedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik, yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang di milikinya.

Untuk itu, kompetensi pedagogik ini di bagi menjadi sepuluh kompetensi inti atau sub kompetensi yang seharusnya di kuasai guru, yaitu:

  • Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
  • Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik;
  • Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu;
  • Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik;
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran;
  • Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki;
  • Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik;
  • Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar;
  • Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran;
  • Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran

Baca Juga : Pengertian Andragogi Menurut Ahli

Sumber:

  • Achmad Habibullah. 2012. KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU. EDUKASI Volume 10, Nomor 3, September-Desember 2012
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI )
  • Kurniasih. (2017). Kompetensi Pedagogik. Bandung: Percikan Ilmu
  • Diana Widhi Rachmawati. 2021. TEORI DAN KONSEP PEDAGOGIK: KONSEP DASAR PEDAGOGIK. Penerbit Insania.
  • Situmorang, J.B dan Winarno. (2008). Pendidikan Profesi dan Sertifikasi Pendidik. Klaten: Macanan Jaya Cemerlang.
  • Wahyudi, Imam. (2012). Panduan Lengkap Uji Sertifikasi Guru. Jakarta: PT Prestasi.
  • Tim Direktorat Profesi Pendidik Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (2006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.