Alur Tujuan Pembelajaran

Alur Tujuan Pembelajaran

HermanAnis.com – Teman-teman semua, khususnya Bapak dan Ibu Guru hebat Indonesia, pada kesempatan ini kami akan membahas tentang Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), ini merupakan istilah baru dalam Kurikulum Merdeka. Pada bahasan kali ini kita akan membahas tentang konsep, prinsip penyusunan, prosedur penyusunan, dan contoh alur tujuan pembelajaran.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Baca Tentang : Proses Perencanaan Kegiatan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka

Konsep Alur Tujuan Pembelajaran

Sebelum kita membahas tentang Alur Tujuan Pembelajaran, mari kita sama-sama mengingat kembali arah dan tujuan semua aktivitas pembelajaran kita yakni, mewujudkan peserta didik kita memiliki Profil Pelajar Pancasila, di mana:

  • pertama, pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila. Pernyataan tersebut merupakan rumusan Profil Pelajar Pancasila (PPP).
  • kedua, melalui Profil Pelajar Pancasila, pelajar Indonesia di harapkan memiliki budi pekerti luhur sesuai dengan tujuan dan cita-cita pancasila, dan
  • ketiga, dalam mencapai Profil Pelajar Pancasila tersebut, kurikulum di sesuaikan, dan terdapat elemen-elemen baru di dalam kurikulum.
Profil Pelajar Pancasila (PPP)

Secara umum, ada 2 langkah besar dalam penyusunan perangkat ajar untuk suatu mata pelajaran yakni:

  1. Penyusunan Alur dan Tujuan Pembelajaran.
    Beberapa pathways menuju CP di sediakan pemerintah untuk di gunakan sekolah. Alur pembelajaran adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang di susun secara logis menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur ini di susun secara linear sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang di lakukan dari hari ke hari.
  2. Pengembangan Modul Ajar.
    Seperti RPP, namun di lengkapi dengan berbagai materi pembelajaran, lembar aktivitas siswa, dan asesmen untuk mengecek apakah tujuan pembelajaran di capai siswa. Perangkat ajar di harapkan membantu guru mengajar menggunakan metode terdiferensiasi atau pembelajaran berdiferensiasi.

Prinsip Penyusunan ATP

Prinsip prinsip penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran secara grafis, dapat di lihat dalam gambar di bawah ini.

Prinsip Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang di harapkan dapat di capai oleh siswa di akhir fase. CP terdiri dari 6 fase (A-F) atau tahapan yang meliputi seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA). Fase tersebut adalah:

  • Fase A (kelas 1 – 2),
  • Fase B (kelas 3 – 4),
  • Fase C (kelas 5- 6),
  • Fase D (kelas 7- 9),
  • Fase E (kelas 10), dan
  • Fase F (kelas 11 – 12).

Alur Pembelajaran (AP) adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Kemudian, alur ini di susun secara linear sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang di lakukan dari hari ke hari untuk mengukur CP.

ATP di susun untuk menjadi rangkaian tujuan pembelajaran sejak awal hingga akhir setiap fase dari suatu Capaian Pembelajaran (CP).

  • Alur ini menjadi panduan guru dan siswa untuk mencapai CP di akhir fase tersebut.
  • Tujuan pembelajaran di susun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu.

Selain itu, sebagai catatan, guru berhak untuk menyusun alur pembelajaran masing-masing, yang terdiri dari rangkaian tujuan pembelajaran. Pun, demikian dengan pemerintah yang perlu menyediakan beberapa set alur untuk di gunakan sebagai contoh pengembangan kurikulum yang siap di gunakan satuan pendidikan, dan panduan untuk penyusunan perangkat ajar.

Baca Juga: Merumuskan Tujuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

Prosedur Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran

Dalam bentuk skema, ATP dapat di lihat dalam gambar di bawah ini.

Prosedur Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran

Contoh Alur Tujuan Pembelajaran

Contoh ATP pada mata pelajaran bahasa indonesia fase C kelas 5 dapat di lihat tabel di bawah ini;

Capaian Pembelajaran (CP)Pada akhir fase C, pelajar memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial.
Pelajar atau peserta didik mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang di kenali dalam teks narasi dan informasional.
Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang di paparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur.
Pelajar memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan menambah pengetahuan dan keterampilan.
Tujuan Pembelajaran 5.1Peserta didik mampu membaca dengan lancar dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter
Tujuan Pembelajaran 5.2Pelajar dapat mengidentifikasi dan menganalisis ide pokok dari teks deskripsi, narasi, dan eksposisi serta nilai – nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa, pantun, dan puisi), dari teks dan/atau audiovisual.
Tujuan Pembelajaran 5.3Peserta didik dapat mengajukan pertanyaan dengan menggunakan kata kunci yang relevan untuk mengklarifikasi pemahamannya terhadap teks.
dst.

Baca Juga : Komponen Modul Ajar dalam Kurikulum Merdeka

Sumber: Bahan paparan Kemdikbud

Demikian, semoga bermanfaat.


Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close

Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca