LK 1.1 Identifikasi Masalah

2 min read

LK 1.1 Identifikasi Masalah

HermanAnis.com. Teman-teman semua, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas satu topik terkait persiapan pembelajaran inovatif yakni bagaimana mengisi LK 1.1 Identifikasi Masalah dalam pembelajaran.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Baca Juga:

LK 1.1 Identifikasi masalah pembelajaran merupakan satu fase yang penting di lakukan pendidik sebelum merancang pembelajaran inovatif. Identifikasi masalah pembelajaran bertujuan untuk mengetahui masalah yang ada, mengidentifikasi akar masalahnya, dan menganalisis solusi yang cocok untuk mengatasinya.

LK 1.1 Identifikasi Masalah

Permasalahan dapat meliputi  literasi, numerasi, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills). Aktivitas dalam kegiatan pembelajaran PPG ini terdiri atas tiga langkah: (1) identifikasi masalah, (2) eksplorasi penyebab masalah, dan (3) penentuan penyebab masalah.

Kegiatan Identifikasi Masalah mencakup kegiatan mengidentifikasi masalah-masalah pembelajaran di kelas terkait: penanganan siswa bermasalah dan berkebutuhan khusus, membangun relasi dengan siswa; melakukan disiplin positif, pemberian feedback, metode pembelajaran, masalah motivasi, materi HOTS, literasi numerasi, miskonsepsi, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, asesmen, interaksi dengan orang tua siswa, menggunakan model-model pembelajaran inovatif, dan masalah terkait lainnya yang menjadi tugas keseharian guru berdasarkan pengalaman mereka saat menjadi guru.

Baca Juga : Identifikasi Masalah Model Pembelajaran Inovatif

Format Isian LK. 1.1. Identifikasi Masalah

Format isian LK. 1.1. Identifikasi Masalah dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

Tabel 1. LK. 1.1. Identifikasi Masalah

NoJenis PermasalahanMasalah yang DiidentifikasiAnalisis Identifikasi Masalah
1Pedagogik, literasi, dan numerasi.
2Kesulitan belajar siswa termasuk siswa berkebutuhan khusus dan masalah pembelajaran (berdiferensiasi) di kelas berdasarkan pengalaman mahasiswa saat menjadi guru.
3Membangun relasi/hubungan dengan siswa dan orang tua siswa
4Pemahaman/ pemanfaatan model-model pembelajaran inovatif berdasarkan karakteristik materi dan siswa.
5Materi terkait Literasi numerasi, Advanced material, miskonsepsi, HOTS.
6Pemanfaatan teknologi/inovasi dalam pembelajaran.
7dll

Baca selengkapnya: Contoh LK 1.1 Identifikasi Masalah

Untuk membantu teman dalam mengidentifikasi masalah, berikut beberapa contoh hasil identifikasi masalah.

Tabel 2. Identifikasi Masalah Pembelajaran

Topik/aspek pembelajaranBentuk Permasalahan PembelajaranAkar Masalah (penyebab masalah)
Penguasaan Guru terhadap Model, Pendekatan, Strategi, Metode & Teknik Pembelajaran InovatifPenguasaan Guru terhadap Model, Pendekatan, Strategi, Metode & Teknik Pembelajaran Inovatif yang masih rendah– Puas dengan apa yang dipahami saat ini
– Kurang inisiatif untuk mengembangkan diri
– Referensi belum tersedia,
– minim pelatihan
Materi Pembelajaran dan soal HOTSTidak memahami secara utuh apa itu HOTS, akibatnya tidak mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran HOTS begitu pula dengan membuat soal level HOTS– Merasa cukup dengan apa yang dipahami, dan tidak merasa perlu un
– Minim pelatihan
Pemahaman literiasi seperti, literasi numerasi, literasi membaca dan literasi sainsBelum dapat mengintegrasikan Literasi numerasi, literasi membaca atau literasi sains dalam pembelajaran karena tidak memahaminya.– Hal baru bagi mereka, namun belum menjadi perhatian untuk mempelajarinya.
– Minim pelatihan
Karakteristik Peserta DidikKurang memahami karakteristik peserta didiknya seperti, kemampuan awal, minat, gaya belajar, perkembangan kognitifnya.Belum atau tidak pernah melakukan pengukuran secara khsusus terhadap hal ini, mungkin karena :
1. menganggap ini tidak penting
2. ingin melakukan tapi tidak memahami
3. minim pelatihan
AsesmenPendidik belum bisa menerapkan asesment of, as & for learning dengan baik.– Kurang pemahaman dan minim motivasi untuk memahami
– Minim pelatihan

Hal lain yang perlu diperhatikan

Untuk membantu pendidik dalam mengidentifikasi masalah yang ada, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan,

  1. Membaca sebanyak-banyaknya literatur yang berhubungan dengan bidang permasalahan yang akan di selesaikan atau di teliti dan bersikap kritis terhadap apa yang di bacanya;
  2. Menghadiri pertemuan ilmiah seperti seminar, kuliah tamu, atau ceramah-ceramah profesional;
  3. Melakukan pengamatan-pengamatan terhadap situasi atau kejadian-kejadian di lingkungan belajar secara cermat dan fokus pada masalahn, kemudian mencatatnya;
  4. Melakukan perekaman aktivitas pembelajaran yang di lakukan dan melakukan evaluasi kelemahan-kelemahan berdasarkan rekaman tersebut;

Kegiatan identifikasi ini dapat di awali dengan kegiatan pengumpulan informasi dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, data ini kemudian di analisis untuk memperoleh masalah yang mendasar.

Baca Juga: Kriteria Pakar dalam Wawancara Eksplorasi Penyebab Masalah

Setelah teman-teman mengidentifikasi permasalahan, selanjutnya mengekplorasi penyebab masalahnya apa. Dari Identifikasi masalah pembelajaran dan ekplorasi penyebab masalahnya kemudian menjadi dasar dalam menentukan penyebab masalahnya apa.

One Reply to “LK 1.1 Identifikasi Masalah”

  1. Terima kasih pak atas pembelajaran yang diberikan bisa menambah pemahaman mengenai bagaimana cara mengidentifikasi suatu masalah dan menganalisis suatu masalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *