Standar Guru IPA dalam NSTA (National Science Education Standards)

Standar Guru IPA dalam NSTA (National Science Education Standards)

HermanAnis.com Standar Guru IPA NSTA (National Science Education Standards). NSTA merupakan komunitas dinamis yang terdiri pendidik sains dan profesional seperti guru sains, supervisor sains, administrator, ilmuwan, perwakilan bisnis dan industri, dan orang lain yang terlibat dan berkomitmen pada pendidikan sains.

Organisasi ini berdedikasi untuk mempromosikan keunggulan dan inovasi dalam pengajaran dan pembelajaran sains.

Konsentrasi NSTA adalah mempersiapkan Guru IPA atau Guru Sains yang Profesional.

=Baca Juga=

Berikut penjelasan ringkas setiap standar.

Standar 1: Pengetahuan Konten
Standar Guru IPA NSTA

Berikut ini elemen standar Guru IPA NSTA untuk guru-rajabatan pada Standar 1.

  • Menggunakan dan menerapkan konsep utama, prinsip, teori, hukum, dan keterkaitan bidang studi IPA dan bidang studi lainnya. Selain itu guru sains harus dapat menjelaskan sifat sains dan norma serta nilai budaya yang melekat pada perkembangan pengetahuan ilmiah saat ini serta kaitannya dengan sejarah.
  • Menunjukkan pengetahuan tentang konsep lintas bidang studi, ide inti disipliner, praktik sains dan teknik, peran pendukung teknologi khusus sains, dan kontribusi masyarakat yang beragam dalam sains.
  • Menunjukkan pengetahuan tentang bagaimana menerapkan standar sains, kemajuan pembelajaran, dan urutan konten sains untuk mengajar siswa pada setiap level/jenjang.

Standar 2: Pedagogi Konten
Standar Guru IPA NSTA

Setiap guru harus dapat menghubungkan pelajaran IPA dengan praktik serta konsep lintas bidang studi dalam perencanaan instruksional mereka. Berikut elemen Standar Guru IPA NSTA untuk guru Prajabatan pada Standar 2.

  • Menggunakan standar sains dengan berbagai pendekatan instruksional berbasis disiplin ilmu, berpusat pada siswa, dan relevan secara budaya. Mengikuti prosedur keselamatan dengan menggabungkan praktik sains dan teknik, materi inti bidang studi, dan konsep lintas bidang studi.
  • Menggunakan berbagai strategi yang sesuai, yang memungkinkan semua siswa dapat mengembangkan pengetahuan konseptual dan pemahamannya tentang hakikat sains. Pembelajaran harus melibatkan siswa dalam menerapkan praktik sains, menjelaskan hubungan, dan mengidentifikasi peristiwa alam melalui pengalaman empiris.
  • Menggunakan kegiatan praktikum untuk mendukung pembelajaran sains dimana semua siswa merancang, membangun, menguji, dan mengoptimalkan kemungkinan solusi untuk memecahkan suatu masalah.
  • Menyelaraskan instruksi dan strategi penilaian untuk mendukung pengambilan keputusan instruksional yang mengidentifikasi dan mengatasi kesalahpahaman siswa, pengetahuan prasyarat, dan miskonsepsi.
  • Mengintegrasikan teknologi untuk mendukung pemahaman konseptual semua siswa.
NSTA (National Science Education Standards)

Standar 3: Lingkungan Belajar
Standar Guru IPA NSTA

Guru harus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bangi siswa, merepresentasikan adanya multikultural, dan berkeadilan sosial. Berikut elemen Standar Guru IPA NSTA untuk guru Prajabatan pada Standar 3.

  • Merencanakan berbagai rencana pembelajaran dengan menerapkan berbagai strategi yang baik. Menunjukkan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana memilih pembelajaran yang sesuai. Serta memotivasi kegiatan belajar yang menumbuhkan lingkungan yang inklusif, adil, dan kondusif.
  • Merencanakan pengalaman belajar untuk semua siswa di berbagai lingkungan (misalnya, laboratorium, lapangan, dan komunitas) dalam bidang studi sains.
  • Merencanakan pembelajaran di mana semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Diantaranya adalah menyelidiki, berkolaborasi, berkomunikasi, mengevaluasi, belajar dari kesalahan, dan mempertahankan argumen. Ini dapat terlihat melalui kegiatan pengamatan fenomena ilmiah, observasi, dan pengumpulan data.

Standar 4: Keamanan

Setiap guru IPA atau sains harus dapat mendemonstrasikan protokol keamanan dalam aspek biologis, kimia, dan fisik di ruang kelas atau di laboratorium.

Dengan demikian, maka guru perlu menerapkan perlakuan yang etis terhadap setiap anak didik dan lingkungan serta memelihara peralatan dan bahan praktikum sesuai bidang studi.

Berikut elemen Standar Guru IPA NSTA untuk guru Prajabatan pada Standar 4.

  • Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa dengan mendemonstrasikan pengetahuan yang aman. Baik dalam pengadaan, persiapan, penggunaan, penyimpanan, pengeluaran, pengawasan, dan pembuangan semua bahan kimia/bahan/peralatan yang digunakan dalam bidang studi mereka.
  • Menunjukkan kemampuan untuk mengenali situasi berbahaya termasuk keramaian; menerapkan prosedur darurat; memelihara peralatan keamanan; memberikan instruksi siswa yang memadai dan melakukan pengawasan; dan mengikuti SOP/aturan dan prosedur yang sesuai dengan pedoman yang ditetapkan, standar keamanan negara yang sesuai (misalnya, OSHA, NFPA, EPA), dan praktik profesional terbaik (misalnya, NSTA, NSELA).
  • Menunjukkan pengambilan keputusan yang etis sehubungan dengan perlakuan yang aman dan manusiawi terhadap semua organisme hidup di dalam dan di luar kelas. Selain itu guru sains harus dapat mematuhi batasan hukum dan praktik profesional terbaik dalam pengumpulan, perawatan, dan penggunaan organisme hidup yang relevan dengan mereka.

Standar 5: Dampak pada Pembelajaran Siswa

Guru sains yang efektif, harus memberikan bukti bahwa siswa telah belajar dan dapat menerapkan gagasan inti materi, konsep lintas bidang studi, dan praktik sains dan teknik sebagai hasil dari pembelajaran.

Olehnya itu, Guru yang efektif harus dapat menganalisis hasil belajar untuk siswa secara individu, kelas secara keseluruhan, dan subkelompok siswa yang dikelompokkkan menurut kategori demografis, dan menggunakannya untuk menginformasikan perencanaan dan pengajaran.

Berikut elemen Standar Guru IPA NSTA untuk guru Prajabatan pada Standar 5.

  • Menerapkan penilaian yang menunjukkan bahwa semua siswa telah belajar dan dapat menerapkan pengetahuan disipliner, sifat sains, praktik sains dan teknik, dan konsep lintas bidang dalam situasi praktis, otentik, dan dunia nyata.
  • Mengumpulkan, mengatur, menganalisis, dan merefleksikan bukti formatif dan sumatif dan menggunakan data tersebut untuk menginformasikan perencanaan dan pengajaran di masa depan.
  • Menganalisis data penilaian khusus sains berdasarkan demografi siswa, mengkategorikan tingkat pengetahuan pelajar, dan merefleksikan hasil untuk rencana pelajaran berikutnya.

Standar 6: Pengetahuan dan Keterampilan Profesional

Guru sains yang efektif, perlu untuk terus meningkatkan pengetahuan mereka tentang konten sains dan pedagogi, termasuk pendekatan untuk mengatasi permasalahan pembelajarannya.

Berikut Standar Guru IPA NSTA untuk guru Prajabatan pada Standar 6.

  • Terlibat dalam refleksi kritis pada pembelajaran sains untuk meningkatkan efektivitas instruksional mereka.
  • Berpartisipasi dalam pengembangan profesional untuk memperdalam pengetahuan dan praktik konten sains mereka.
  • Berpartisipasi dalam pengembangan profesional untuk memperluas pengetahuan pedagogis khusus sains mereka.
NSTA (National Science Education Standards)

Demikian,
Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: