Perbedaan Cinta Laki laki dan Perempuan

Perbedaan Cinta Laki-laki dan Perempuan

HermanAnis.com – Perbedaan Cinta Laki laki dan Perempuan. Hamka membedakan ekpresi cinta laki laki dan perempuan. Terhadap tulisan ini, Anda boleh setuju, ataupun tidak setuju, silahkan saja. Namun setidaknya, ungkapan-ungkapan dalam tulisan ini bisa jadi bahan untuk diskusi.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Coba kita simak ungkapan Hamka tentang Perbedaan Cinta Laki laki dan Perempuan,

“Laki-laki bilamana telah menentukan cintanya untuk seorang perempuan, maka perempuan itu mesti menjadi haknya seorang. Tidak boleh orang lain hendak ikut berkongsi dengan dia. Jika perempuan itu cantik, maka kecantikannya hanya boleh di ketahui olehnya seorang. Jika suara perempuan itu indah, lembut, maka hanya dia seorang yang berhak mendengarnya.”

Perbedaan Cinta Laki laki dan Perempuan

Egoiskan, makanya itu, kalau ada orang lain yang hendak memuji kecantikannya, atau mengatakan suaranya indah, lembut, enak atau menyanjung budi baiknya, maka semua itu, akan menjadikannya tidak senang.

Bertambah banyak orang memuji kecantikannya, maka bertambah timbullah cemburu dalam hatinya.

Semua itu karena, perempuan itu hanya untuk dia, buat dia, tak boleh buat orang lain.

Sebaliknya cinta perempuan kepada laki-laki ternyata berbeda 180 derajat.

Perbedaan Cinta Laki laki dan Perempuan – Laki-laki pada pandangan perempuan adalah laksana dukuh emas yang terkalung di lehernya, atau, gelang bertahta berlian yang melilit tangannya.

Perhiasan yang akan di bangga-banggakannnya kepada siapapun, kawan sesamanya. Seburuk-buruk apapun, sejelek apapun lelakinya akan dia lupa, jika lelakinya di puji di dekatnya, misalnya ada yang mengatakan lelakinya seorang yang tangkas, berbudi, ternama, termashyur dan sebagainya.

Ini penjelasan Hamka tentang perbedaan cinta laki laki dan perempuan. Atau, perbedaan lak-laki dan perempuan saat mencintai.

Kalau laki-laki sedang jatuh cinta maka perempuan itu hanya milik dia, tidak boleh di miliki orang lain. Kalau ada orang lain yang ikut menikmati kecantikannya, memuji kelembutannya, kemudian mengomentari indah suaranya, maka laki-laki terlalu suka yang seperti ini. Pokoknya, kekasihnya, perempuannya, itu yah, hanya untuk dia.

Dan kata Hamka:

“laki-laki itu mudah timbul cemburu kalau perempuan yang di cintainya punya relasi, punya koneksi, di puji orang”

Pokoknya perempuan ini harus miliknya dia saja, tidak boleh orang lain ikut-ikutan dalam hal apapun, itulah ciri cara laki-laki mencintai.

Untuk saudariku yang perempuan yang telah memiliki pasangan, coba di cek apakah pasangan anda, suami anda seperti itu. Jika tidak, maka belum tentu dia tidak mencintai Anda.

Ini hanya secara umum saja, mungkin ada kasus-kasus khusus yang tidak seperti ini. Peluangnya pasti ada, karena ini hanya pendapat Hamka saja.

Misalnya, ‘pasangan laki-laki saya itu tidak cemburuan, saya di biarkan saja ngapa-ngapain. Nah, yang begini perlu Anda cek lebih lanjut dengan cara yang lain, apakah dia masih mencintai Anda. Bisa jadi, memang dia orangnya yang tidak suka mengungkapkan kecemburuannya, Dia bisa saja menyembunyikan itu. Jadi jangan, terlalu cepat ambil keputusan, analisis dengan baik, Anda yang lebih tahu pasangan masing-masing, okey….

Itu kalau mengikuti teorinya Hamka,

Perbedaan Cinta Laki laki dan Perempuan – Sebaliknya perempuan, bagi mereka, laki-laki itu seperti perhiasan yang dia miliki. Kalau perhiasan itukan tidak hanya untuk disimpan, kalau bisa yah, di pamerkan, biar orang lain tahu.

Jadi dia senang kalau ada orang memuji laki-lakinya. Sebagimana dia senang kalau ada yang memujinya dengan ungkapan “wah, perhiasanmu bagus banget, bajumu indah, beli di mana? wauww, barang-barang kamu koq’ elit semua, mewah semua”, umumnya perempuan senang di puji seperti ini.

Mungkin, itulah mengapa perempuan ketika laki-lakinya di puji orang, dia akan sangat senang. Ini berkebalikan dengan sifat laki-laki, yang tidak nyaman kalau ada yang memuji-muji perempuan yang dia cintai.

Menurut Hamka, perempuan itu tahu kejelekan suaminya, dia mengetahui semuanya. Tapi, semua itu akan hilang, langsung terlupakan semua ketika ada orang lain yang memuji-muji laki-laki yang dia cintai.

Ini dua hal yang berkebalikan.

Satu ingin di sembunyikan dari orang, di nikmati untuk dirinya sendiri. yang satu ingin memamerkannya, memperlihatkannya pada orang lain.

Ini nanti kalau di Tenggelamnya Kapal Vander Wijck, yang menjadi alasan satu-satunya membuat Hayati ragu-ragu kepada Zainuddin. Mengapa?

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Perbedaan Cinta Laki laki dan Perempuan

Baca juga: Kisah Layla Majnun, Cerita Cinta Ketuhanan oleh Nizami Ganjavi 

Zainuddin ini lugu, pendiam, tidak update, atau kalau bahasa hari ini tidak gaul. Jadi cara berpakaian, cara ngomong, tindak-tanduknya ini tidak seperti anak gaul hari ini.

Jadi dia malu kalau mau memamerkan Zainuddin sebagai pacarnya. Dia takut di ketawai orang lain, zaman seperti ini koq’ milih pasangan begitu.

Mengapa begitu?

Yah, karena memang perempuan itu, seperti itu cara mengekspresikan cintanya, kebalikannya laki-laki.

Kalau laki-laki, jangan sampai ada orang senang kepada perempuan yang dia cintai. Termasuk memuji-muji. termasuk dekat-dekatan, dan sebagainya.

Jadi ini seperti yang saya sampaikan di awal tadi, yah boleh di diskusikan, apakah memang begitu, perbedaan cinta laki laki dan perempuan.

Atau, yah ini untuk mengukur kehidupan kita sehari-hari,

Yang laki-laki, begitukah cintamu?

dan yang perempuan, begitukah cintamu?

Baca Juga: Layla Majnun Quotes


Ditulis,
di Lab. Fisika UNM
Intisari bersumber dari Dr. FF

Etika Menurut Socrates

Herman Anis
11 min read

17 Jenis Penyakit Hati

Herman Anis
6 min read

Hakikat Hidup Manusia

Herman Anis
7 min read

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: