Kelebihan dan Kekurangan Discovery Learning

2 min read

Kelebihan dan Kekurangan Discovery Learning

HermanAnis.com – Teman-teman semua, pada bahasan kali ini kita akan membahas salah satau model pembelajaran yang banyak di gunakan sekarang ini yakni Discovery Learning (DL) atau Belajar Penemuan, di mana kita akan fokus pada pembahasan tentang Kelebihan dan Kekurangan Discovery Learning.

Discovery Learning merupakan adalah salah satu pendekatan atau model pembelajaran yang di sarankan di gunakan dalam pembelajaran pada Kurikulum 2013.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Discovery Learning

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan PBL

Kita semua mungkin sepakat bahwa, dalam membelajarkan suatu materi pembelajaran, di perlukan model model atau pendekatan pembelajaran yang cocok, sesuai dengan karakteristik materi, karakteristik peserta didik, ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran, dan lainnya.

Setiap model pembelajaran atau pendekatan, strategi pembelajaran mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itulah, Pendidik perlu memahami setiap model, teknik, pendekatan atau strategi pembelajaran yang akan di terapkan. Penjelasan tentang Kelebihan dan Kekurangan Discovery Learning di uraikan sebagai berikut.

Baca Juga: Kelemahan dan Kelebihan Model Pembelajaran Inkuiri

Kelebihan dan Kekurangan Discovery Learning
Sintaks Discovery Learning

Jika informasi ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengklik iklan yang tampil. Hal tersebut akan sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi kami. Terima kasih.

Kelebihan Discovery Learning

Dari berbagai sumber yang kami kaji, setidaknya ada 12 kelebihan dari Discovery Learning atau Belajar Penemuan. Ke-12 kelebihan tersebut adalah.

  1. Discovery Learning dapat memfasilitasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
  2. Melalui Discovery Learning, rasa ingin tahu Peserta Didik dapat di tumbuhkan.
  3. Discovery Learning dapat memungkinkan adanya perkembangan keterampilan hidup sepanjang hayat dari Peserta Didik.
  4. Secara personal Peserta Didik dapat memaksimalkan pengalaman belajarnya.
  5. Memberikan kesempatan kepada Peserta Didik dalam melakukan eksperimen kemudian menemukan pengetahuan sendiri melalui hasil pengamatan sehingga dapat memiliki meningkatkan motivasi.
  6. Membangun pengetahuan berdasarkan pada pengetahuan awal yang telah di miliki oleh Peserta Didik sehingga dapat memiliki pemahaman yang lebih luas dan mendalam.
  7. Mengembangkan kemandirian atau otonomi diri Peserta Didik.
  8. Melalui Discovery Learning Peserta Didik dapat mengambil tanggungjawab terhadap apa yang di lakukan, kesalahan-kesalahan dan kesimpulan yang di rumuskan.
  9. Merupakan cara belajar kebanyakan orang dewasa pada pekerjaan dan situasi kehidupan nyata
  10. Merupakan suatu alasan untuk mencatat prosedur-prosedur dan temuan-temuan, seperti mengulang kesalahan-kesalahan, sebagai suatu cara untuk menganalisis apa yang telah terjadi, dan suatu cara untuk mencatat atau merekam temuan yang luar biasa.
  11. Mengembangkan keterampilan-keterampilan kreatif dan pemecahan masalah
  12. Dapat menemukan hal-hal baru yang menarik yang belum terbayang sebelumnya setelah pengumpulan informasi dan proses belajar yang di lakukan

Berdasarkan kelebihan Discovery Learning tersebut, maka secara umum dapat di katakan bahwa Discovery Learning dapat membantu Peserta Didik mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan meningkatkan motivasi belajar pada diri mereka.

Baca Juga: Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Kooperatif

Kekurangan atau Kelemahan Belajar Penemuan

Pada umumnya Discovery learning akan sulit di terapkan pada Peserta Didik yang baru belajar penemuan.

Beberapa kekurangan dalam Discovery Learning diantaranya adalah:

  1. Model ini mempersyaratkan peserta didik memiliki pemahaman yang utuh tentang kerangka kerja penemuan suatu pengetahuan, sehingga Pendidik perlu memastikan terlebih dahulu hal ini sebelum menerapkan model ini. Tentu ini akan butuh persiapan yang lebih baik.
  2. Memungkinkan munculnya atau timbulnya miskonsepsi jika PBM tidak di rancang secara komprehensif.
  3. Tidak semua peserta didik secara personal dapat terfasilitasi dalam proses penemuan, oleh karena pengelompokan yang tidak konstruktif.
  4. Memerlukan analisis materi dan konsep yang detail yang dapat di jadikan sebagai temuan Peserta Didik. Penemuan ini tentu harus berbasis pada kegiatan penyelidikan.

Demikian beberapa Kelebihan dan Kekurangan Discovery Learning. Mudah-mudahan ada manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *