Ciri-ciri Perubahan Fisika

1 min read

Ciri-ciri Perubahan Fisika

HermanAnis.com. Teman-teman semua, dalam tulisan kali ini kita akan membahas tentang Ciri-ciri Perubahan Fisika. Pembahasan akan fokus pada pengertian perubahan fisika, macam-macam perubahan fisika, dan contoh perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

Ciri-ciri Perubahan Fisika

Dari berbagai sumber, setidaknya ada 4 ciri-ciri perubahan fisika yang dapat di amati di antaranya adalah:

  1. Tidak terbentuk zat baru.
  2. Dapat kembali ke bentuk semula (Reversible).
  3. Tidak terjadi reaksi kimia.
  4. Perubahan fisika pada zat/bahan hanya terjadi pada wujudnya, tidak pada sifatnya.

Baca juga:

Apa saja contoh perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari?

Ciri-ciri Perubahan Fisika 1. Tidak terbentuk zat baru.

Ciri pertama dari perubahan fisika adalah hasil perubahannya bukan merupakan zat kimia baru. Meskipun tampilannya telah berubah dari bentuk semula, tetapi sifat zat hasil perubahan tersebut masih tetap sama dengan zat awalnya.

Zat hanya mengubah keadaan fisiknya, misalnya dari padat menjadi cair. Selain itu, pemanasan pada zat-zat tertentu juga dapat menyebabkan perubahan fisika di mana tidak ada zat atau zat baru yang terbentuk.

Ciri ke 2. Dapat kembali ke bentuk semula (Reversible).

Ciri kedua adalah hasil perubahannya dapat kembali ke bentuk semula (reversible), terutama perubahan fase. Misalnya air yang membeku menjadi mencair kembali menjadi air.

Ciri-ciri Perubahan Fisika

Tidak semua perubahan fisika mudah di balik dan bahkan yang lainnya tidak. Namun, reversibilitas biasanya menunjukkan perubahan fisika.

Ciri-ciri Perubahan Fisika 3. Perubahan fisika pada zat/bahan hanya terjadi pada wujudnya, tidak pada sifatnya.

Ciri ketiga adalah perubahan hanya terjadi pada sifat fisik zat saja. Sifat fisik zat terdiri dari wujud, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan.

Ciri-ciri ke 4. Tidak terjadi reaksi kimia.

Perubahan fisika tidak menyebabkan suatu zat menjadi zat yang berbeda secara fundamental, tetapi perubahan kimiawi menyebabkan zat berubah menjadi zat baru secara kimiawi

Baca Juga: Sumber-sumber Energi di Sekitar Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *