PPG Prajabatan – Konsep Transformasi Pendidikan Guru

PPG Prajabatan – Konsep Transformasi Pendidikan Guru

HermanAnis.com – Dalam tulisan ini kita akan membahas tentang PPG Prajabatan, mulai dari definisi, arah kebijakan, struktur kurikulum PPG Prajabatan, dan bagaimana pelaksanaan ujian Masuk PPG Prajabatan.

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

PPG Prajabatan

Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang pendidikan maka Pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, menerbitkan Permendikbudristek Nomor 28 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kelola Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Tata Kelola dalam Peraturan ini, menunjukkan adanya satu direktorat yang dibentuk secara khusus untuk menangani Pendidikan Profesi Guru (PPG), yakni Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Permendikbudristek Nomor 28 Tahun 2021 pasal 60, Direktorat Pendidikan Profesi Guru mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan profesi guru serta pelaksanaan kebijakan di bidang standar dan penjaminan mutu dosen dan tenaga kependidikan pada pendidikan profesi guru.

Selanjutnya dalam Pasal 61 direktorat ini melaksanakan tugas sebagaimana di maksud dalam Pasal 60, Direktorat Pendidikan Profesi Guru menyelenggarakan fungsi :

  1. penyiapan perumusan kebijakan di bidang pendidikan profesi guru;
  2. penyusunan norma, prosedur, dan kriteria di bidang pendidikan profesi guru;
  3. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan profesi guru;
  4. penyiapan bahan pembinaan di bidang pendidikan profesi guru;
  5. pelaksanaan kebijakan di bidang standar dan penjaminan mutu dosen dan tenaga kependidikan pada pendidikan profesi guru;
  6. fasilitasi di bidang pendidikan profesi guru;
  7. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pendidikan profesi guru;
  8. pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pendidikan profesi guru;
  9. pelaksanaan urusan ketatausahaan Direktorat.

Sejak 2006, PPG Pra Jabatan hanya menghasilkan 27.935 lulusan

  • PPG Prajabatan adalah bagian dari mekanisme supply and demand guru. Kebutuhan guru harus menjadi input dalam PPG Prajabatan.
  • Di butuhkan ide-ide inovatif untuk penguatan dan pengembangan kelembagaan untuk bisa memenuhi ekspektasi kualitas dan kuantitas dalam pelaksanaan PPG Pra-Jabatan
PPG Prajabatan - Konsep Transformasi Pendidikan Guru

Baca Juga : Pendaftaran PPG dalam Jabatan Tahun 2022 : Syarat, tata cara & jadwal

PPG Prajabatan – Visi Transformasi Pendidikan Guru Indonesia (TPGI)

PPG Prajabatan – Visi PTPG di arahkan menuju penyelenggaran Pendidikan Guru Berkelas Dunia.

Revitalisasi LPTK berfokus pada penguatan Pendidikan Guru, terutama penguatan SDM

PPG Prajabatan – Revitalisasi LPTK berfokus pada penguatan Pendidikan Guru, terutama penguatan SDM di berikan dalam bentuk:

  • Beasiswa khusus untuk dosen pendidikan guru
  • Visiting scholars khusus untuk pendidikan guru
  • Studi banding ke program-program pendidikan guru terbaik dunia

PPG Prajabatan – Universitas-universitas prioritas untuk bidang Pendidikan Guru

Baca Juga: Karakteristik Guru Abad 21

PPG Prajabatan – Outcome Lulusan PPG Prajabatan

Outcome Lulusan PPG PraJabatan adalah guru pemula yang profesional yang,

  1. berorientasi utama kepada murid dan pembelajaran mereka serta berjiwa Indonesia dengan memegang teguh setiap sila dalam Pancasila dan semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika;
  2. memiliki kompetensi dasar guru pemula yang baik;
  3. berkomitmen penuh kepada profesi guru dengan menjadi teladan yang menjunjung tinggi kode etik guru, menjadi pembangun semangat dan pemberdaya menuju kemandirian dan kemerdekaan setiap muridnya;
  4. merupakan pembelajar sepanjang hayat yang menguasai dasar-dasar keterampilan abad ke-21; dan
  5. memiliki dasar-dasar kepemimpinan yang baik.

Selain itu, untuk pengembangan kompetensi guru, telah di rumuskan model kompetensi dalam pengembangan profesi guru yang di atur dalam Peraturan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan No. 6565/B/GT/2020 tentang Model Kompetensi dalam Pengembangan Profesi Guru.

  • Membuat tahap-tahap perkembangan kompetensi guru (berkembang, layak, cakap, dan mahir) berdasarkan standar kompetensi guru dan kajian model-model kompetensi secara komparatif. Di lengkapi indikator dan deskripsi masing-masing tahap perkembangan kompetensi.
  • Standar kompetensi lulusan pendidikan guru perlu di susun berdasarkan kontinuum perkembangan kompetensi guru. Lulusan pendidikan guru adalah GURU PEMULA yang akan terus meningkatkan kompetensinya sepanjang karirnya.

Ujian Masuk PPG PraJabatan

Ujian Masuk PPG PraJabatan akan di lakukan dalam 3 bentuk yakni:

  1. Tes Penguasaan Konten
  2. Tes Kemampuan Dasar Literasi dan Numerasi
  3. Wawancara

Struktur Program PPG PraJabatan Model Baru

Mata kuliah dalam struktur Program PPG Prajabatan Model Baru terdiri dari 3 mata kuliah yakni:

PPG Prajabatan - Konsep Transformasi Pendidikan Guru

Mata kuliah inti

Nah, Mata kuliah inti adalah mata kuliah yang wajib di ambil oleh calon guru.

  • Filosofi Pendidikan Indonesia
  • Pemahaman tentang Murid dan Pembelajarannya
  • Prinsip Dasar Pengajaran dan Asesmen yang Efektif
  • Pembelajaran Sosial Emosional
  • Praktik Pengalaman Lapangan
  • Proyek Kepemimpinan (service learning)
  • Seminar PPG Berbasis Portfolio Digital

PPG Prajabatan – Mata kuliah selektif

PPG Prajabatan – Mata kuliah pilihan selektif adalah mata kuliah yang di pilih oleh calon guru dari sejumlah pilihan yang di sediakan oleh perguruan tinggi penyelenggara PPG PraJabatan.

Mata kuliah pilihan selektif berasal dari daftar mata kuliah pilihan PPG Pra-Jabatan yang di tetapkan secara nasional.

Baca Juga: Kompetensi Guru Abad 21

PPG Prajabatan – Mata kuliah selektif
Literasi dalam Berbagai Mata Pelajaran (Literacy in the Content Areas)

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari teori, riset dan praktik tentang peran literasi dalam pembelajaran matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, dan kesenian.

Secara khusus, calon guru di harapkan dapat memahami dan memiliki keterampilan berbagai strategi dan teknik-teknik dasar dalam membaca, menulis dan berbicara yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar murid di mata pelajarannya.

PPG Prajabatan – Mata kuliah selektif
Teknologi Baru dalam Pengajaran dan Pembelajaran (New Technologies in Teaching and Learning)

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mengeksplorasi berbagai bentuk teknologi baru yang dapat meningkatkan keterlibatan murid (student engagement) dalam proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas hasil belajar mereka.

Calon guru di harapkan dapat mengembangkan berbagai strategi pengajaran berbasis teknologi untuk merespon kebutuhan belajar murid, memaksimalkan potensi teknologi untuk kolaborasi dan kemandirian murid, serta meningkatkan kesadaran dan komitmen untuk penggunaan teknologi secara bertanggung jawab dan beretika.

PPG Prajabatan – Mata kuliah selektif
Pengantar Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (disabilitas, serta cerdas istimewa dan bakat istimewa)

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari berbagai macam kondisi anak berkebutuhan khusus dan implikasinya dalam proses pengajaran dan pembelajaran.

Calon guru di harapkan dapat memahami variasi pola belajar dan perkembangan individu yang berbeda walaupun dalam kelas yang sama karena variasi kapasitas kognitif, linguistik, sosial, emosi, dan fisik.

Materi akan meliputi berbagai macam kondisi disabilitas dan kondisi anak cerdas istimewa dan berbakat istimewa.

Calon guru akan di latih untuk membuat rancangan pembelajaran untuk mendukung kebutuhan belajar yang beragam di kelas yang sama dan merancang strategi adaptasi untuk memaksimalkan hasil pembelajaran murid.

PPG Prajabatan – Mata kuliah selektif
Perancangan dan Pengembangan Kurikulum (Curriculum Design and Development)

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mengeksplorasi beberapa perspektif tentang kurikulum untuk memahami peran dan tujuan kurikulum selain yang berhubungan dengan konten dan materi pengajaran.

Calon guru akan mempelajari kerangka pemikiran tentang kurikulum yang memberdayakan guru dalam mengambil keputusan-keputusan yang memprioritaskan pengalaman belajar murid yang relevan.

Pengambilan keputusan ini di akukan dengan mempertimbangkan perbedaan gaya belajar, latar belakang sosial budaya, kesiapan belajar murid secara kognitif dan non kognitif, dan ketertarikan murid.

Calon guru juga akan mempelajarai bahwa asesmen merupakan bagian yang integral dalam perancangan dan pengembangan kurikulum.

Calon guru akan di latih merancang dan mengembangkan kurikulum dengan salah satu kerangka pemikiran kurikulum terkini yaitu Understanding by Design.

Dengan kerangka pemikiran kurikulum ini, calon guru di latih untuk membuat kurikulum yang inklusif, strategi asesmen yang efektif dan proses pembelajaran yang mengoptimalkan penggunaan teknologi.

Calon guru akan diharapkan dapat mengartikulasikan rasional pilihan desain kurikulum yang di buatnya, terutama dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

PPG Prajabatan – Mata kuliah selektif
Diferensiasi Pengajaran dan Asesmen (Differentiated Instruction and Assessment)

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari perancangan pengajaran dan asesmen untuk murid-murid yang memiliki keragaman kemampuan, ketertarikan, gaya belajar, sosial emosi, dan latar belakang ekonomi-sosial-budaya.

Calon guru di harapkan mengembangkan kemampuan dasar dalam merancang strategi dan teknik pengajaran dan asesmen yang terdiferensiasi, terpersonalisasi sehingga responsif terhadap keragaman karakteristik dan kebutuhan murid.

Pada akhirnya kemampuan ini akan menghasilkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua murid untuk mengembangkan potensinya.

Pengajaran dan Pembelajaran dengan Metoda Daring dan Campuran (Online and Blended Teaching and Learning)

Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari berbagai model pembelajaran jarak jauh baik dengan metode daring maupun metode campuran. Calon guru akan mengeksplorasi model pengajaran dan pembelajaran secara sinkronus dan asinkronus.

Selain itu, calon guru juga akan mendiskusikan kesenjangan akses terhadap teknologi dalam pembelajaran jarak jauh dan merancang berbagai strategi yang dapat di lakukan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan efektif dan efisien.

PPG Prajabatan – Mata kuliah selektif
Design Thinking dalam Pendidikan

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari design thinking sebagai sebuah pendekatan pemecahan masalah yang human-centered yang dimulai dengan berempati pada pihak-pihak yang menghadapi masalah tertentu.

Design thinking merupakan sebuah kerangka berpikir dalam mendefinisikan masalah, berempati, mengembangkan prototipe solusi yang potensial, dan mengujicobakan prototipe tersebut dalam iterasi berulang kali sampai di temukannya solusi yang dapat memecahkan masalah yang di hadapi.

Calon guru akan mengeksplorasi penggunaan design thinking di dalam kelas dalam memberdayakan murid dalam memecahkan masalah dan tantangan yang otentik dengan pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri.

Calon guru juga akan mempelajari bagaimana design thinking di pergunakan dalam operasional sekolah.

Mata kuliah selektif
Computational Thinking dalam Pendidikan

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari computational thinking sebagai sebuah pendekatan dalam memecahkan masalah, mendesain sistem, dan memahami perilaku manusia dengan menggunakan konsep konsep dalam ilmu komputer.

Calon guru akan menelaah computational thinking sebagai pendekatan dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang menantang dan ambigu.

Calon guru di harapkan dapat mengaplikasikan computational thinking lintas disiplin dan kurikulum dengan berpegang pada empat keterampilan dasar: algorithmic thinking, decomposition, abstraction, dan pattern recognition.

Mata kuliah selektif
Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan Indonesia (Sociocultural Context in Indonesian Education)

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi dan politik yang mempengaruhi pendidikan di Indonesia sejak masa penjajahan hingga masa kini.

Calon guru di harapkan dapat memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memberikan tantangan tersendiri bagi proses belajar mengajar yang terjadi di dalam sekolah.

Calon guru juga di harapkan dapat mengembangkan kesadaran moral dan kultural kebangsaan tentang pendidikan di Indonesia sebagai guru Indonesia yang berorientasi kepada murid, berjiwa Indonesia dan berkomitmen kuat dalam memajukan profesi guru.

Mata kuliah selektif
Pendidikan di Daerah Khusus

PPG Prajabatan – Pada mata kuliah ini calon guru akan mempelajari berbagai macam tantangan pendidikan pada daerah-daerah yang sulit, terutama daerah-daerah pedesaan dan daerah-daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan).

Calon guru juga akan mengeksplorasi berbagai strategi yang dapat di gunakan dalam mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi murid, serta proses pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga setiap murid dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai minat, bakat dan potensinya masing-masing.

Beberapa strategi yang akan di pelajari antara lain pengajaran multigrade, multisubject, dan sekolah satu atap.

PPG Prajabatan – Mata kuliah Elektif

PPG Prajabatan – Mata kuliah pilihan elektif adalah mata kuliah yang di pilih oleh calon guru dari sejumlah pilihan yang di sediakan oleh perguruan tinggi penyelenggara program PPG PraJabatan.

Mata kuliah pilihan elektif dapat berasal dari daftar mata kuliah pilihan program PPG Pra-Jabatan secara nasional, atau dari mata kuliah pilihan yang di kembangkan perguruan tinggi secara mandiri.

Arah Transformasi Pendidikan Global: Interdisciplinary Teaching and Learning

  • Starting 2016, all basic schools (students aged 7 to 16) in Finland have gradually introduced and implemented a new curriculum framework using an interdisciplinary approach in the teaching and learning, called “phenomenon-based learning” or learning by topics.
  • In this approach, students use a topic (e.g., climate change, immigration, water) and look at it through multiple lenses from various subjects/disciplines.
  • This approach transforms the traditional school approach, which usually divides learning into individual subjects such as math, language, chemistry, geography, etc. Instead, students learn all required knowledge and skills from across subjects by examining phenomena as a whole, like in the real-life context, utilizing the 21st century skills such as critical thinking, creativity, innovation, teamwork and communication.

Pendidikan Guru Interdisipliner!

Pendidikan Guru STEAM?
Science, Technology, Engineering
Arts, and Mathematics
Atau model lainnya?

Kemungkinan inovasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam pendidikan guru?

  • PPG Prajabatan – IKU1. Lulusan mendapat pekerjaan yang layak.
  • Benchmarking kurikulum pendidikan guru dengan standar global sehingga lulusan pendidikan guru dapat bersaing pada pasar kerja global.
  • Universitas-universitas global yang telah melakukan kerjasama dengan IB di Program Pendidikan Gurunya.
  • PPG Prajabatan – IKU2. Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. Contoh kegiatan mahasiswa yang dapat di lakukan di luar kampus asal.
  • PPG Prajabatan – IKU3. Dosen berkegiatan di luar kampus. Dosen pendidikan guru mengajar di sekolah
  • PPG Prajabatan – IKU4. Praktisi mengajar di dalam kampus
  • IKU5. Hasil riset atau pengabdian yang di manfaatkan
  • PPG PrajabatanIKU6. Program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia
  • IKU7. Kelas kolaboratif dan partisipatif, menggunakan project-based learning dan case method approach
  • PPG Prajabatan – IKU8. Program studi berakreditasi internasional
PPG Prajabatan - Konsep Transformasi Pendidikan Guru

PPG Prajabatan – Mendorong Kolaborasi Antar Pemangku Kepentingan

  • Kebijakan Kampus Merdeka membuka ruang kolaborasi
  • Misalnya, LPTK dan Non LPTK dapat bekerjasama dalam meningkatkan kualitas pendidikan profesi guru.
    Konten —> Non LPTK
    Pedagogi —> LPTK
  • Contoh kolaborasi LPTK dan non LPTK di masa lalu:
    — PPG Basic Science (Univ. Andalas, dan UNP)
    — Pemenuhan kebutuhan guru lulusan D2/D3/D4 di tahun 1990an
  • Bentuk-bentuk kolaborasi dan/atau kemitraan lainnya?

Baca juga: Kurikulum PPG: Bagaimana strukturnya dan distribusi mata kuliahnya?

Sumber Rujukan:

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: