Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

HermanAnis.com – Teman-teman semua, pembahasan kita kali ini adalah Desain Pembelajaran Abad 21. Pembahasan akan di mulai dengan Mengapa Perlu Desain Pembelajaran Abed 21, Program Desain Pembelajeran Abad 21, Innovative Teaching and Learning (ITL) Research, dan terakhir 6 Dimensi Desain Pembelajaran Abad 21 (21CLD).

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini.

A. Mengapa Perlu Desain Pembelajaran Abad 21?

Secara global, ada kebutuhan mendesak untuk mengembangkan kemampuan belajar-bagaimana-belajar yang dapat di transfer pada kaum muda yang memungkinkan mereka berkembang dan berkontribusi pada konteks yang selalu berubah, baru, dan menantang. Desain Pembelajaran Abad 21 atau 21st Century Learning Design (21CLD) pengembangan profesional membantu pendidik mendesain ulang aktivitas pembelajaran untuk membangun keterampilan abad ke-21 siswa.

Transformasi pendidikan dengan berfokus pada keterampilan abad ke-21 adalah salah satu area fokus Microsoft, dan memberikan pelatihan untuk guru tentang kurikulum 21CLD. Namun, untuk memberi lebih banyak guru kesempatan untuk terlibat dalam pelatihan, Microsoft telah membuat rangkaian kursus online 21CLD.

Baca Juga: Apa itu Flipped Learning atau Pembelajaran Terbalik?

B. Program Desain Pembelajaran Abad 21

Beberapa point penting dalam program Desain Pembelajaran Abad 21 yaitu,

  1. Kurikulum 21CLD di kembangkan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran siswa-berbasis penelitian 21CLD, menyediakan proses berbasis praktik kolaboratif yang membantu pendidik mengubah cara mereka merancang kegiatan pembelajaran.
  2. Ada 8 kursus menyediakan sekitar 20 jam tutorial online, video, bacaan, diskusi, dan penilaian diri.
  3. Kurikulum 21CLD di dasarkan pada rubrik, yang telah dikembangkan dan di uji secara internasional untuk proyek Penelitian Innovative Teaching and Learning (ITL).

4 Kemampuan Komunikasi yang Wajib Anda Pelajari

C. Innovative Teaching and Learning (ITL) Research

Beberapa point penting dalam Innovative Teaching and Learning (ITL) Research yakni,

  1. Kerjasama penelitian multinasional, dengan desain yang berlingkup global dan lokal. Jaringan penelitian ITL di pimpin oleh SRI International, organisasi yang bertanggung jawab atas desain penelitian, koordinasi, dan analisis global.
  2. Di setiap negara yang berpartisipasi, organisasi penelitian terkemuka menyesuaikan desain umum dengan konteks lokal dan melakukan pengumpulan, analisis, dan pelaporan data lokal.
  3. Program ini di sponsori oleh Mitra Microsoft dalam Pembelajaran dalam kemitraan dengan lembaga pemerintah atau organisasi kebijakan di setiap negara; di beberapa negara mitra ini juga mendanai penelitian. ITL Research di koordinasikan secara global oleh Langworthy Research dan mendapat manfaat dari dukungan tim penasihat ahli internasional.
  4. Penelitian ITL berfokus pada praktik pengajaran yang telah terbukti memiliki hubungan kuat dengan hasil pembelajaran abad ke-21, dengan model yang di ambil secara ekstensif dari penelitian dan kerangka kerja global terkemuka (misalnya, Law et al., 2008; OECD, 2006; UNESCO, 2008; Kemitraan untuk Keterampilan Abad 21, 2004; Pemerintah Australia Selatan, 2008; ISTE, 2007, 2008).
  5. “pengajaran inovatif” yang di maksud mengacu pada tiga kategori praktik: 1) Pedagogi yang berpusat pada siswa yang pempromosikan pembelajaran yang di personalisasi dan kuat bagi siswa; 2) Memperluas pembelajaran di luar kelas dengan cara yang paling relevan dengan pengembangan pengetahuan dan pemecahan masalah di dunia saat ini; dan 3) Integrasi TIK ke dalam pedagogi dengan cara yang mendukung tujuan pembelajaran.

D. 6 Dimensi Desain Pembelajaran Abad 21 (21CLD)

6 Dimensi Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design atau 21CLD) yakni

  1. Kolaborasi
  2. Konstruksi Pengetahuan
  3. Regulasi Diri
  4. Pemecahan Masalah Dunia Nyata dan Inovasi
  5. TIK untuk Pembelajaran
  6. Komunikasi Terampil
Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

1. Kolaborasi (Collaboration) dalam Desain Pembelajaran Abad 21

Teman-teman semua khsusnya Bapak/Ibu guru coba renungkan dua pertanyaan ini:

  1. Apakah pernah siswa kita minta untuk berbagi tanggung jawab (share responsibility) dan membuat keputusan substantif (substantive decisions) dengan orang lain?
  2. Apakah pekerjaan yang kita berikan kepada mereka saling bergantung (interdependent)?

Ide besar dalam Kolaborasi adalah: bekerjasama (working together), tanggung jawab bersama (share responsibility), dan membuat keputusan substantif (substantive decisions).

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

a. Koding

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

b. Flowchart

c. Baca dan Koding!

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

2. Konstruksi Pengetahuan (Knowledge Construction)

Pertanyaan berikutnya:

  1. Apakah siswa di minta untuk mengkonstruksi dan menerapkan pengetahuan?
  2. Apakah pengetahuan itu interdisipliner?

Ide besar dalam Konstruksi Pengetahuan adalah: Menginterpretasi, Menganalisis, Mensisntesis, Mengevaluasi, Menerapkan pengetahuan, dan interdisipliner.

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

a. Koding

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

b. Flowchart

c. Baca dan Koding!

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

3. Regulasi Diri (Self Regulation) dalam Desain Pembelajaran Abad 21

Contoh pertanyaan pemantik pada bagian ini,

  1. Apakah kegiatan belajar bersifat jangka panjang?
  2. Apakah siswa merencanakan dan menilai pekerjaan mereka sendiri, dan merevisi pekerjaan mereka berdasarkan umpan balik?

Ide besar dalam Regulasi Diri (Self Regulation) adalah: Jangka panjang, Perencanaan Siswa, dan umpan balik dan revisi.

a. Koding

b. Flowchart

c. Baca dan Koding!

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

4. Pemecahan Masalah Dunia Nyata dan Inovasi (Real World Problem Solving and Innovation)

Contoh pertanyaan pemantik pada bagian ini,

  1. Apakah kegiatan belajar membutuhkan pemecahan masalah dunia nyata yang otentik?
  2. Apakah solusi siswa di implementasikan di dunia nyata?

Ide besar dalam Pemecahan Masalah Dunia Nyata dan Inovasi (Real World Problem Solving and Innovation) adalah: Pemecahan masalah, Masalah Dunia Nyata, dan Inovatif.

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

a. Koding

b. Flowchart

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

c. Baca dan Koding

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

5. TIK untuk Pembelajaran (ICT for Learning) dalam Desain Pembelajaran Abad 21

Contoh pertanyaan pemantik pada bagian ini,

  1. Apakah siswa konsumen pasif TIK, pengguna aktif, atau perancang produk TIK untuk audiens yang otentik?

Ide besar dalam TIK untuk Pembelajaran (ICT for Learning) adalah: penggunaan siswa, di perlukan untuk konstruksi pengetahuan, dan membuat produk TIK untuk audiens autentik.

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

a. Koding

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

b. Flowchart

6. Komunikasi Terampil (Skilled Communication) dalam Desain Pembelajaran Abad 21

  1. Apakah siswa di minta untuk mengomunikasikan ide-ide mereka sendiri mengenai suatu konsep atau masalah?
  2. Haruskah komunikasi mereka di dukung dengan bukti dan di rancang dengan mempertimbangkan audiens tertentu?

Ide besar dalam Komunikasi Terampil (Skilled Communication) adalah: Komunikasi yang di perluas atau Multi-Modal, Bukti Pendukung, dan Audien Autentik.

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

a. Koding

b. Flowchart

c. Baca dan Koding!

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

Sumber

  • Paparan Ridwan Efendi. 2021. 21st Century Learning Design Smart, 24 Desember 2021.
  • P21. 2011. Framework for 21st Century Learning. Washington DC, Partnership for 21st Century Skills.

Terima kasih telah membaca tulisan ini
semoga ada manfaat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: