4 Kemampuan Komunikasi

Kemampuan Komunikasi

HermanAnis. Teman-teman semua, pada kesempatan ini kita akan membahas tentang 4 kemampuan komunikasi yang wajib dipelajari. Mungkin Anda pernah merasakan ketika akan melakukan atau menyampaikan sesuatu, Anda nggak tahu cara menyampaiannya seperti apa.

Baca Juga: Peluang dan Tantangan Guru di Era Digital: Mendukung Kecakapan Hidup Abad 21 Peserta Didik

Misalnya, ketika Anda akan menolak permintaan atasan terkait pekerjaan tambahan. Anda mau menolak, tapi nggak tahu cara menolaknya bagaimana. Atau mungkin Anda mau menyampakian kemauan Anda, tapi nggak tahu bagaimana caranya, agar nggak bikin sakit hati atau bikin sensi. Kalo Anda merasa seperti itu, berarti Anda berada pada bacaan yang tepat. Dalam Artikel ini kita akan bahas empat kemampuan komunikasi yang wajib Anda pelajari.

Komunikasi merupakan skill penting yang perlu di kembangkan, terutama bagi Anda pekerjaannya berkaitan dengan kontak langsung dengan orang lain. Contohnya, ketika Anda ingin berkenalan dengan seseorang, ingin jadi orang yang lebih asyik buat di ajak ngobrol maka kemampuan komunikasi sangat penting.

Desain Pembelajaran Abad 21 (21st Century Learning Design)

Empat (4) Kemampuan Komunikasi yang Wajib Anda Pelajari

Kemampuan komunikasi berkaitan dengan cara menyampaikan pikiran ke orang lain. Dari berbagai sumber bacaan, dan Kami telah merangkumkan, setidaknya terdapat 4 Kemampuan Komunikasi yang Wajib Anda Pelajari agar bisa komunikasi yang baik dan efektif.

  1. Kemampuan mendengarkan
  2. Kemampuan Komunikasi nonverbal
  3. Kemampuan Mengontrol Emosi
  4. Kemampuan komunikasi Asertif
4 Kemampuan Komunikasi yang Wajib Anda Pelajari

1. Kemampuan mendengarkan

Mendengarkan di sini itu maksudnya, Anda harus benar-benar fokus dan hadir 100% buat orang yang Anda temani ngobrol. Caranya bisa macam-macam, namun salah satu cara buat memulainya adalah dengan menahan diri Anda agar nggak memotong omongan orang yang lagi berbicara.

Cara berikutnya adalah, Anda bisa mengulang apa yang di ucapin orang tersebut untuk konfirmasi. Hal ini akan membuat lawan bicara Anda tahu kalau Anda itu mendengarkannya. Kemampuan mendengarkan ini bisa membantu Anda jadi lebih paham apa yang di sampaikan orang, serta lebih peka buat memahami perasaan orang lain.

4C Keterampilan Abad 21 yang harus dimiliki Peserta Didik

2. Kemampuan Komunikasi nonverbal

Komunikasi nonverbal atau komunikasi lewat bahasa tubuh, seperti, nada bicara, postur tubuh, kontak mata atau ekspresi. Kalau Anda lagi mengobrol, terkadang ada beberapa hal yang susah di sampaikan secara lisan, untuk itu, komunikasi non-verbal ini di pakai buat memperjelas maksud pesan yang di sampaikan. Dimana, salah satunya untuk menghindari miskomunikasi.

Nah, buat prakteknya Anda bisa cari tahu dulu bagaimana kemampuan komunikasi non-verbal Anda. Mulailah, dengan pertanyaan apa sih yang bisa Anda kembangkan lagi?

Misalnya kalau Anda terbiasa ngomong sambil melipat tangan di dada, maka orang lain bisa berpikir kalau lagi bete, atau tertutup. Contoh lain, misalnya pada saat Anda di ajak ngobrol, Anda suka melihat ke mana-mana dan tidak fokus, matanya kemana-mana. Nah, ini bisa jadi membuat orang memahami ini sebagai pertanda bahwa Anda lagi nggak nyaman, atau lagi nggak benar-benar mendengarkan.

3. Kemampuan Mengontrol Emosi

Bakal ada masa dimana Anda atau lawan bicara Anda lagi merasa emosi negatif, jadi susah buat berkomunikasi. Nah, biar bisa tetap berkomunikasi dengan baik, maka pengelolaan emosi jadi salah satu kemampuan penting. Dari yang sebelumnya menggebu-gebu, bisa kemabali dengan kepala yang dingin.

Sederhanaya Anda bisa mulai dengan mengatur nafas Anda secara pelan-pelan, dan kalau misalnya ada waktu lebih, Anda bisa putar lagu yang kalem, melakukan meditasi, atau kerjakan kegiatan yang dapat membuat Anda lebih tenang. Sehingga ketika Anda merasa siap mengobrol, pikiran Anda akan lebih tenang dan komunikasi dapat berjalan dengan lebih lancar.

4 Kemampuan Komunikasi yang Wajib Anda Pelajari

4. Kemampuan Komunikasi Asertif

Komunikasi asertif yaitu kemampuan Anda untuk menyampaikan apa yang Anda mau jelaskan dengan tetap menghormati lawan bicara Anda. Untuk melatih cara buat berkomunikasi secara asertif, Anda bisa latihan melakukan tiga hal berikut.

a. Dengarkan lawan bicaramu untuk tahu maksudnya apa

Yang pertama, Anda perlu mendengarkan lawan bicara untuk tahu, sebenarnya dia ingin apa. Kalau konteksnya, teman Anda lagi curhat, dengerkan dulu apa masalahnya, terus cari tahu kebutuhannya, ia itu perlu saran, atau sebenarnya mau di dengarkan saja.

b. Perhatikan elemen non-verbal

Cara berkomunikasi secara asertif yang kedua adalah coba perhatikan elemen non-verbal. Contohnya sepertri, perhatikan intonasi bicara dan ekspresi ketika berbicara. Komunikasi asertif memiliki penekanan pada kata-kata sehingga penyampaiannya menjadi jelas. Ini tentu tidap cukup, Anda perlu elemen nonverbal untuk membantu Anda menyampaikan informasi dengan jelas.

c. Kelola Emosi Anda dengan baik

Cara berkomunikasi secara asertif yang ketiga adalah kelola emosi Anda. Seperti di awal tadi, kita nggak bisa bergantung pada perasaan atau tanggapan orang lain. Jadi daripada berharap lawan bicara kita akan selalu datang dengan mood yang bagus, lebih baik kita yang melatih pengelolaan emosi.

Hal ini agar Anda tetap tenang dan kepala dingin pas ngobrol. Jadi kalau misalnya lawannya lagi emosi negatif, Anda nggak akan terbawah emosi.

Baca Juga: Pembelajaran Abad 21

Demikian semoga bermanfaat.

Sumber: Satu Persen – Indonesian Life School


Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close

Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca