Pengembangan LKPD Fisika Tingkat SMA Berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS)

Pengembangan LKPD Fisika Tingkat SMA Berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS)

HermanAnis.com – Tulisan ini merupakan hasil penelitian R & D yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) fisika tingkat SMA berbasis keterampilan proses sains (KPS)

Catatan buat pembaca:
Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini. .

Prosedur Pengembangan Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) Fisika mengikuti model pengembangan 4-D dari Thiagarajan dkk, yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Model/kerangka LKPD yang di hasilkan terdiri dari judul, pertanyaan penyelidikan, pertanyaan analisis, dan pertanyaan penyimpulan.

Indikator yang menjadi acuan pokok dalam pengembangan LKPD Fisika ini meliputi aspek: format, bahasa, dan isi. Indikator format terdiri dari; kejelasan pembagian materi, sistem penomoran jelas, pengaturan ruang/tata letak, jenis dan ukuran huruf yang sesuai dan kesesuaian ukuran fisik dengan siswa.

Nah, Indikator bahasa meliputi adalah; kebenaran tata bahasa, kesesuaian kalimat dengan tingkat perkembangan siswa, mendorong minat untuk bekerja, kesederhanaan struktur kalimat, kalimat soal tidak bermakna ganda, kejelasan petunjuk atau arahan, sifat komunikatif bahasa yang di gunakan.

Indikator isi LKPD adalah: kebenaran materi/isi, merupakan materi/tugas yang esensial, di kelompokkan dalam bagian-bagian yang logis, kesesuaian dengan pembelajaran fisika, peranannya untuk mendorong siswa dalam menemukan konsep/prosedur dengan cara mereka sendiri, dan kelayakan kelengkapan belajar.

Model/kerangka ini meminimalkan pernyataan tuntunan seperti dalam bentuk penuntun praktikum (yang mirip” resep kue”). Hasil validasi dua orang pakar/ahli dan dua orang praktisi (guru fisika) menunjukkan perangkat telah memenuhi kriteria valid.

Uji coba terbatas perangkat untuk materi suhu dan kalor pada peserta didik SMA N 15 Makassar menunjukkan bahwa perangkat memenuhi kriteria praktis dan efektif. Kelancaran penggunaan LKPD oleh Guru dalam pembelajaran sangat di dukung oleh buku panduan penggunaan LKPD.

Melalui kegiatan pengembangan LKPD Fisika tersebut, keterampilan proses sains peserta didik dalam merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengidentifikasi alat dan bahan, menuliskan langkah kerja, dan menemukan konsep fisika dengan menjawab pertanyaan dalam LKPD dapat di ukur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan LKPD Fisika yang di lakukan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif sehingga dapat di terapkan dalam pembelajaran.

Kesimpulan

Model/kerangka acuan dalam menulis LKPD basis keterampilan proses sains meliputi (1) judul, (2) informasi umum (gambar, narasi), dan (3) rumusan pertanyaan produktif yang terdiri dari; pertanyaan penyelidikan, pertanyaan analisis, pertanyaan bahasan (pembahasan), pertanyaan kesimpulan).

Profil LKPD fisika berbasis keterampilan proses sains yang di hasilkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.

Tulisan ini di terbitkan dalam Prosiding Seminar Nasional Fisika Volume IV, Oktober 2015 p-ISSN: 2339-0654 e-ISSN: 2476-9398. Untuk memperoleh file artikel tersebut, silahkan anda kunjungi klik tautan berikut PENGEMBANGAN LKPD FISIKA TINGKAT SMA BERBASIS KPS

Baca Juga : Pengembangan LKPD Fisika Tingkat SMA Berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS),

Terima kasih telah membaca artikel ini.
semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: