KKO Taksonomi Bloom Revisi

KKO Taksonomi Bloom Revisi

HermanAnis.com – Teman-teman semua, dalam tulisan kali ini kita akan membahas satu topik dalam pendidikan yaitu Kata Kerja Operasional atau kko taksonomi Bloom revisi. Taksonomi Bloom merupakan landasan penting dalam dunia pendidikan. KKO Taksonomi Bloom Revisi ini penting diketahui oleh setiap pendidik, terutama dalam merumuskan tujuan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.

Baca juga: Cara Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Tulisan ini akan menjelaskan apa saja KKO Taksonomi Bloom Revisi pada ranah kognitif, ranah psikomotorik dan ranah afektif.

Baca Juga: 6 Bentuk Pemahaman oleh McTighe dan Wiggins dalam Capaian Pembelajaran

KKO Taksonomi Bloom Revisi 1

Baca Juga: Proses Kognitif dalam Taksonomi Bloom revisi Anderson dan Krathwohl

A. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah kognitif

Kata Kerja Operasional (KKO) pada ranah kognitif dapat di bagi berdasarkan level kognitif; Mengingat (C1), Memahami (C2), Menerapkan (C3), Menganalisis (C4), Mengevaluasi (C5), dan Menciptakan (C6).

KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah kognitif

Baca Selengkapnya: Dimensi Pengetahuan dalam Taksonomi Bloom Revisi

1. KKO ranah kognitif pada level Mengingat (C1)

  1. Mengenali
  2. Mengingat kembali
  3. Membaca
  4. Menyebutkan
  5. Melafalkan/melafazkan
  6. Menuliskan
  7. Menghafal

Baca Juga: Taksonomi Marzano dalam Penyusunan Tujuan Pembelajaran

Berikut penjelasan setiap KKO pada level Mengingat (C1):

  1. Mengenali: Ini merujuk pada kemampuan siswa untuk mengidentifikasi atau mengenali informasi yang telah dipelajari sebelumnya. Ini bisa termasuk mengidentifikasi konsep, fakta, atau informasi yang mungkin sudah pernah mereka terima dalam konteks pembelajaran sebelumnya.
  2. Mengingat Kembali: Ini melibatkan kemampuan siswa untuk mengakses kembali informasi atau pengetahuan yang telah mereka pelajari sebelumnya tanpa bantuan yang signifikan. Ini mencakup mengingat kembali fakta, konsep, atau informasi secara spontan dari memori.
  3. Membaca: Pada level ini, membaca dapat dikaitkan dengan kemampuan siswa untuk mengakses dan memahami teks tertulis. Ini mungkin termasuk membaca dan memahami informasi dasar, mengidentifikasi kata kunci, atau menghubungkan informasi dari beberapa sumber untuk memperkuat pemahaman.
  4. Menyebutkan: Ini berkaitan dengan kemampuan siswa untuk menyampaikan kembali informasi secara verbal atau secara tertulis dengan mengutip fakta, detail, atau konsep yang relevan dari memori mereka.
  5. Melafalkan/Melafazkan: Ini terkait dengan kemampuan siswa untuk mengucapkan atau mengeluarkan kata-kata atau informasi dari memori mereka dengan cara yang jelas dan terartikulasi. Ini bisa melibatkan pengulangan atau pengucapan informasi untuk memperkuat pemahaman.
  6. Menuliskan: Pada level ini, siswa dapat mengaitkan kemampuan mengingat dengan menulis. Ini bisa termasuk kemampuan untuk menuliskan informasi atau konsep dengan jelas dan terorganisir dalam bentuk tulisan.
  7. Menghafal: Ini bisa dianggap sebagai kemampuan untuk mengingat informasi secara harfiah tanpa perlu memahami konteks atau makna di baliknya. Ini seringkali dikonotasikan sebagai memori jangka pendek yang tidak selalu mengimplikasikan pemahaman yang mendalam tentang materi tersebut.

Setiap aspek ini, meskipun berada pada level “Mengingat” (C1), menunjukkan berbagai cara di mana siswa dapat memperoleh, menyimpan, dan mengakses informasi yang mereka pelajari sebelumnya. Mencapai level ini merupakan fondasi penting untuk kemampuan belajar yang lebih tinggi dalam taksonomi tersebut.

2. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah kognitif pada level Memahami (C2)

  1. Menjelaskan
  2. Mengartikan
  3. Menginterpretasikan
  4. Menceritakan
  5. Menampilkan
  6. Memberi contoh
  7. Merangkum
  8. Menyimpulkan
  9. Membandingkan
  10. Mengklasifikasikan
  11. Menunjukkan
  12. Menguraikan
  13. Membedakan
  14. Mengidentifikasikan

Berikut penjelasan setiap KKO pada level Memahami (C2):

Menjelaskan

Kemampuan untuk menguraikan atau menjelaskan konsep, gagasan, atau informasi dengan cara yang dapat dipahami oleh orang lain. Ini melibatkan mengungkapkan informasi dengan cara yang terorganisir dan logis.

Mengartikan

Ini berkaitan dengan kemampuan untuk menginterpretasikan atau menerjemahkan informasi ke dalam bentuk yang lebih mudah dipahami atau dijelaskan. Hal ini seringkali melibatkan menerjemahkan teks atau informasi ke dalam konteks yang lebih luas atau sederhana.

Menginterpretasikan

Kemampuan untuk menafsirkan atau memaknai informasi secara lebih dalam, seringkali melibatkan menghubungkan informasi ke konteks yang lebih luas atau menganalisis makna di balik informasi tersebut.

Menceritakan

Ini mencakup kemampuan untuk menceritakan kembali informasi atau cerita dengan menggambarkan secara kronologis atau logis dari apa yang telah dipahami.

Menampilkan

Ini terkait dengan kemampuan untuk menampilkan informasi, konsep, atau gagasan secara visual atau praktis, seringkali melalui grafik, diagram, atau demonstrasi.

Memberi Contoh

Kemampuan untuk memberikan contoh atau ilustrasi yang mendukung konsep atau gagasan yang dipahami. Ini membantu dalam memberikan kejelasan dan pemahaman yang lebih baik.

Merangkum

Ini mencakup kemampuan untuk merangkum informasi yang dipahami menjadi bentuk yang lebih singkat dan padat, tetapi tetap menjaga esensi dari informasi tersebut.

Menyimpulkan

Kemampuan untuk menarik kesimpulan dari informasi yang dipahami, mengidentifikasi ide-ide kunci atau makna utama dari informasi tersebut.

Membandingkan

Ini terkait dengan kemampuan untuk membandingkan informasi, konsep, atau gagasan untuk menemukan kesamaan dan perbedaan antara mereka.

Mengklasifikasikan

Kemampuan untuk mengelompokkan informasi atau objek ke dalam kategori atau kelompok berdasarkan kesamaan atau karakteristik tertentu.

Menunjukkan

Ini berkaitan dengan kemampuan untuk menunjukkan atau menunjukkan pemahaman melalui tindakan atau demonstrasi.

Menguraikan

Kemampuan untuk mengurai atau menguraikan informasi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil atau komponen yang lebih terperinci.

Membedakan

Ini terkait dengan kemampuan untuk membedakan atau mengidentifikasi perbedaan antara konsep, objek, atau informasi yang serupa.

Mengidentifikasikan

Ini mencakup kemampuan untuk mengidentifikasi atau menemukan informasi, konsep, atau gagasan dari berbagai sumber atau situasi.

Setiap aspek pada level Memahami (C2) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi menuntut pemahaman yang lebih dalam dan lebih kontekstual dari informasi yang telah dipelajari. Ini melibatkan kemampuan untuk menerapkan dan mengaitkan informasi dalam konteks yang lebih luas serta melakukan analisis yang lebih mendalam.

3. KKO ranah kognitif pada level Menerapkan (C3)

  1. Melaksanakan
  2. Mengimplementasikan
  3. Menggunakan
  4. Mengonsepkan
  5. Menentukan
  6. Memproseskan

Berikut penjelasan setiap KKO pada level Menerapkan (C3):

  1. Melaksanakan: Ini terkait dengan kemampuan untuk menjalankan atau melakukan suatu tindakan berdasarkan pada pengetahuan atau konsep yang sudah dipelajari. Ini melibatkan penerapan praktis dari informasi atau keterampilan dalam suatu konteks nyata.
  2. Mengimplementasikan: Kemampuan untuk menerapkan atau mengimplementasikan suatu ide, rencana, atau gagasan dalam situasi atau lingkungan tertentu. Ini melibatkan proses menjadikan konsep menjadi kenyataan.
  3. Menggunakan: Ini berkaitan dengan kemampuan untuk menggunakan atau mengaplikasikan suatu alat, teknik, atau konsep dalam konteks yang relevan atau sesuai. Ini melibatkan pemanfaatan keterampilan atau pengetahuan dalam situasi yang tepat.
  4. Mengonsepkan: Kemampuan untuk mengonsepkan atau merancang suatu rencana atau ide yang baru berdasarkan pada pengetahuan atau konsep yang sudah ada. Ini melibatkan pemikiran kreatif dalam merencanakan sesuatu yang belum ada sebelumnya.
  5. Menentukan: Ini terkait dengan kemampuan untuk menentukan atau memutuskan langkah-langkah atau keputusan yang diperlukan berdasarkan pada suatu konsep atau informasi yang dipahami.
  6. Memproseskan: Ini berkaitan dengan kemampuan untuk memproses atau mengolah informasi atau data menggunakan alat, teknik, atau proses tertentu untuk mencapai tujuan tertentu.

Level Menerapkan (C3) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi menekankan pada penerapan dan implementasi praktis dari pengetahuan atau konsep yang sudah dipelajari. Ini melibatkan kemampuan untuk menggunakan pengetahuan tersebut dalam situasi atau konteks yang sesuai, mungkin dengan membuat keputusan, merancang sesuatu, atau menggunakan keterampilan yang relevan dalam konteks praktis.

4. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah kognitif pada level Menganalisis (C4)

  1. Mendiferensiasikan
  2. Mengorganisasikan
  3. Mengatribusikan
  4. Mendiagnosis
  5. Memerinci
  6. Menelaah
  7. Mendeteksi
  8. Mengaitkan
  9. Memecahkan
  10. Menguraikan

Berikut penjelasan setiap KKO pada level Menganalisis (C4):

Mendiferensiasikan

Ini terkait dengan kemampuan untuk membedakan atau memisahkan elemen atau bagian-bagian tertentu dari suatu konsep atau informasi. Ini melibatkan pengenalan perbedaan yang mendasar antara berbagai elemen atau komponen.

Mengorganisasikan

Kemampuan untuk mengatur atau mengelompokkan informasi, data, atau konsep ke dalam suatu struktur atau pola tertentu. Ini melibatkan penataan informasi agar lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Mengatribusikan

Ini berkaitan dengan kemampuan untuk menghubungkan atau menetapkan atribut atau karakteristik tertentu kepada suatu konsep atau objek. Ini melibatkan pengenalan dan penilaian terhadap sifat-sifat atau ciri-ciri yang dimiliki oleh sesuatu.

Mendiagnosis

Kemampuan untuk mendiagnosis atau mengidentifikasi masalah, kesalahan, atau kelemahan dalam suatu situasi atau konsep. Ini melibatkan analisis yang mendalam terhadap faktor-faktor yang menyebabkan masalah atau kekurangan.

Memerinci

Ini terkait dengan kemampuan untuk memberikan detail-detail atau komponen-komponen yang lebih kecil dari suatu konsep atau informasi. Ini melibatkan pemecahan informasi menjadi bagian-bagian yang lebih terperinci.

Menelaah

Kemampuan untuk menelaah atau mengkaji secara cermat dan mendalam suatu informasi atau gagasan. Ini melibatkan analisis yang teliti dan komprehensif terhadap suatu topik.

Mendeteksi

Ini berkaitan dengan kemampuan untuk mendeteksi atau mengidentifikasi adanya informasi yang mungkin tersembunyi atau tidak langsung terlihat pada pandangan pertama.

Mengaitkan

Kemampuan untuk mengaitkan atau menghubungkan informasi atau konsep dari berbagai sumber atau domain yang berbeda untuk menciptakan pemahaman yang lebih menyeluruh atau terkait.

Memecahkan

Ini terkait dengan kemampuan untuk memecahkan atau menyelesaikan masalah dengan menganalisis komponen-komponen masalah tersebut untuk menemukan solusi yang efektif.

Menguraikan

Kemampuan untuk menguraikan atau memecah informasi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil atau komponen yang lebih terperinci untuk dipelajari atau dipahami lebih lanjut.

Level Menganalisis (C4) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi menuntut kemampuan siswa untuk melakukan analisis yang lebih dalam terhadap informasi, membedah dan mengurai komponen-komponen dari suatu konsep, serta mengorganisirnya menjadi struktur yang lebih teratur. Ini melibatkan pemahaman yang mendalam terhadap hubungan antar elemen serta identifikasi perbedaan dan kesamaan antara mereka.

5. KKO ranah kognitif pada level Mengevaluasi (C5)

  1. Mengcek
  2. Mengkritik
  3. Membuktikan
  4. Mempertahankan
  5. Memvalidasi
  6. Mendukung
  7. Memproyeksikan

Berikut penjelasan setiap KKO pada level Mengevaluasi (C5):

  1. Mengcek: Ini terkait dengan kemampuan untuk melakukan pengecekan atau verifikasi terhadap informasi, proses, atau konsep yang ada. Ini melibatkan pengujian kebenaran atau keakuratan suatu pernyataan atau informasi.
  2. Mengkritik: Kemampuan untuk melakukan kritik atau evaluasi terhadap suatu gagasan, teori, atau informasi dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Ini melibatkan analisis yang kritis terhadap suatu konsep.
  3. Membuktikan: Ini berkaitan dengan kemampuan untuk memberikan bukti atau argumen yang mendukung suatu pernyataan atau gagasan. Ini melibatkan penggunaan fakta atau informasi untuk mendukung suatu klaim.
  4. Mempertahankan: Kemampuan untuk mempertahankan suatu argumen atau pandangan dengan memberikan alasan yang kuat dan memadai. Ini melibatkan pembelaan terhadap suatu gagasan atau posisi.
  5. Memvalidasi: Ini terkait dengan kemampuan untuk memvalidasi atau memverifikasi kebenaran atau keabsahan suatu informasi, teori, atau argumen dengan menggunakan berbagai metode atau sumber yang relevan.
  6. Mendukung: Kemampuan untuk memberikan dukungan atau alasan yang kuat untuk mendukung suatu klaim atau argumen. Ini melibatkan memberikan bukti atau argumen yang mendukung suatu posisi.
  7. Memproyeksikan: Ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan proyeksi atau prediksi tentang konsekuensi atau hasil dari suatu tindakan atau keputusan. Ini melibatkan kemampuan untuk memperkirakan atau meramalkan hasil dari suatu situasi.

Level Mengevaluasi (C5) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi menuntut kemampuan siswa untuk melakukan analisis yang mendalam, mengevaluasi, dan memberikan penilaian kritis terhadap informasi atau gagasan. Ini melibatkan kemampuan untuk menguji kebenaran, mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan, serta memberikan dukungan atau kritik yang berdasarkan pada pemikiran kritis yang matang.

6. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah kognitif pada level Menciptakan (C6)

  1. Membangun
  2. Merencanakan
  3. Memproduksi
  4. Mengkombinasikan
  5. Merangcang
  6. Merekonstruksi
  7. Membuat
  8. Menciptakan
  9. Mengabstraksi

Berikut penjelasan untuk setiap KKO level Menciptakan (C6):

  1. Membangun: Ini melibatkan kemampuan untuk membangun atau membuat sesuatu yang baru dari elemen-elemen yang sudah ada. Ini dapat berupa pembuatan model, struktur, atau proyek yang orisinal.
  2. Merencanakan: Kemampuan untuk merencanakan atau membuat rencana yang sistematis dan terorganisir untuk menciptakan sesuatu yang baru. Ini melibatkan tahapan perencanaan yang matang sebelum proses pembuatan dimulai.
  3. Memproduksi: Ini terkait dengan kemampuan untuk menghasilkan atau membuat sesuatu dalam bentuk yang konkret atau nyata berdasarkan pada rencana atau ide yang sudah ada.
  4. Mengkombinasikan: Kemampuan untuk menggabungkan atau menggabungkan beberapa elemen atau konsep yang berbeda menjadi sesuatu yang baru. Ini melibatkan kreativitas dalam menggabungkan ide-ide yang ada.
  5. Merancang: Ini mencakup kemampuan untuk merancang atau membuat sesuatu dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti fungsi, estetika, atau kebutuhan tertentu.
  6. Merekonstruksi: Kemampuan untuk merekonstruksi atau memodifikasi sesuatu yang sudah ada untuk menciptakan sesuatu yang baru atau ditingkatkan.
  7. Membuat: Ini terkait dengan kemampuan untuk membuat atau menghasilkan sesuatu yang baru dari awal, mungkin berdasarkan ide-ide yang ada atau konsep yang telah dipelajari.
  8. Menciptakan: Kemampuan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu yang orisinal, inovatif, atau unik. Ini melibatkan kreativitas dan pemikiran yang out-of-the-box.
  9. Mengabstraksi: Ini berkaitan dengan kemampuan untuk membuat konsep atau gagasan menjadi lebih abstrak atau lebih umum, mungkin melalui proses penyederhanaan atau generalisasi.

Level Menciptakan (C6) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi menuntut kemampuan siswa untuk tidak hanya menerapkan, menghubungkan, atau menganalisis informasi, tetapi juga untuk menghasilkan sesuatu yang baru, orisinal, dan berbeda dari apa yang sudah ada. Ini melibatkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan untuk melihat peluang dalam menciptakan solusi atau produk baru.

B. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah afektif

Kata Kerja Operasional (KKO) edisi revisi teori Bloom pada ranah afektif dapat di bagi berdasarkan level; Menerima (A1), Merespon (A2), Menghargai (A3), Mengorganisasi (A4), dan Karakterisasi menurut nilai (A5).

1. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah afektif pada level Menerima (A1)

  1. Mengikuti
  2. Menganut
  3. Mematuhi
  4. Meminati

Penjelasan setiap KKO level Menerima (A1) dalam ranah afektif sebagai berikut:

  1. Mengikuti: Ini merujuk pada tingkat penerimaan seseorang terhadap gagasan, nilai, atau prinsip yang ada tanpa perlu memahami atau mempertimbangkan lebih dalam. Ini bisa berupa mengikuti aturan, instruksi, atau gagasan tanpa pertimbangan kritis yang mendalam.
  2. Menganut: Kemampuan untuk merangkul atau memeluk suatu gagasan, keyakinan, atau nilai dengan sikap yang positif. Ini melibatkan penerimaan yang lebih kuat dan komitmen terhadap suatu nilai atau prinsip.
  3. Mematuhi: Ini terkait dengan kemampuan untuk mematuhi aturan, norma, atau peraturan yang ada tanpa adanya pertimbangan kritis yang mendalam. Ini sering kali lebih berfokus pada ketaatan dan kepatuhan terhadap apa yang diinstruksikan.
  4. Meminati: Kemampuan untuk menunjukkan minat atau ketertarikan terhadap suatu gagasan, nilai, atau aktivitas. Ini melibatkan sikap positif terhadap suatu konsep atau nilai tanpa perlu memahami sepenuhnya.

Level Menerima (A1) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi pada ranah afektif menunjukkan tingkat penerimaan atau sikap terhadap nilai, gagasan, atau prinsip tanpa melibatkan pemahaman yang mendalam atau analisis yang lebih lanjut. Ini adalah tahap awal di mana individu menerima atau menunjukkan sikap positif terhadap suatu gagasan atau nilai tanpa perlu terlalu mempertanyakan atau memahami secara mendalam.

2. KKO ranah afektif pada level Merespon (A2)

  1. Mengompromikan
  2. Menyenangi
  3. Menyambut
  4. Mendukung
  5. Menyetujui
  6. Menampilkan
  7. Melaporkan
  8. Memilih
  9. Mengatakan
  10. Memilah
  11. Menolak

Penjelasan setiap KKO level Merespon (A2) dalam ranah afektif sebagai berikut:

Mengompromikan

Ini berkaitan dengan kemampuan untuk mencapai kesepakatan atau kesepahaman dalam situasi di mana terdapat perbedaan pendapat atau nilai. Ini melibatkan kemampuan untuk menemukan titik tengah atau solusi yang dapat di terima bersama.

Menyenangi

Kemampuan untuk menunjukkan ketertarikan atau kesukaan terhadap suatu gagasan, nilai, atau aktivitas. Ini melibatkan sikap yang positif atau penilaian yang baik terhadap suatu konsep atau nilai.

Menyambut

Ini terkait dengan kemampuan untuk menyambut atau menerima suatu gagasan, nilai, atau individu dengan sikap yang terbuka atau positif. Ini melibatkan sikap penerimaan yang ramah atau terbuka terhadap hal-hal baru.

Mendukung

Kemampuan untuk memberikan dukungan atau mendukung suatu gagasan, nilai, atau individu. Ini melibatkan tindakan nyata untuk mendukung atau memperkuat suatu konsep atau nilai.

Menyetujui

Ini merujuk pada kemampuan untuk menyetujui atau menerima suatu gagasan, nilai, atau keputusan. Ini melibatkan kesediaan untuk menerima atau menyetujui suatu konsep.

Menampilkan

Kemampuan untuk menampilkan atau menunjukkan sikap atau reaksi tertentu terhadap suatu gagasan, nilai, atau situasi. Ini melibatkan tindakan atau ekspresi yang menunjukkan respons terhadap hal yang ada.

Melaporkan

Ini terkait dengan kemampuan untuk melaporkan atau menyampaikan informasi atau respons tentang suatu gagasan atau nilai. Ini melibatkan kemampuan untuk mengungkapkan respons atau pandangan dengan jelas.

Memilih

Kemampuan untuk memilih atau membuat keputusan terkait dengan gagasan atau nilai tertentu. Ini melibatkan pemilihan yang sadar atau pengambilan keputusan terhadap suatu konsep atau nilai.

Mengatakan

Ini berkaitan dengan kemampuan untuk menyatakan atau mengungkapkan pandangan atau respons terhadap suatu gagasan atau nilai dengan jelas dan terbuka.

Memilah

Kemampuan untuk memilah atau memilah-milah informasi atau gagasan untuk memahami dan mengevaluasi lebih lanjut.

Menolak

Ini terkait dengan kemampuan untuk menolak atau menentang suatu gagasan, nilai, atau konsep dengan jelas dan tegas.

Level Merespon (A2) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi dalam ranah afektif menunjukkan tingkat respons atau tanggapan terhadap suatu gagasan, nilai, atau situasi. Ini melibatkan reaksi, respons, atau tindakan yang beragam terhadap gagasan atau nilai yang ada, mulai dari penerimaan dan dukungan hingga penolakan atau penentangan.

3. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah afektif pada level Menghargai (A3)

  1. Mengasumsikan
  2. Meyakini
  3. Meyakinkan
  4. Memperjelas
  5. Memprakarsai
  6. Mengimani
  7. Menekankan
  8. Menyumbang

Penjelasan setiap KKO level Menghargai (A3) dalam ranah afektif sebagai berikut:

  1. Mengasumsikan: Ini terkait dengan kemampuan untuk mengasumsikan atau menerima suatu nilai, keyakinan, atau gagasan dengan lebih tegas dan tanpa keraguan. Ini melibatkan adopsi yang lebih kuat terhadap suatu konsep atau nilai.
  2. Meyakini: Kemampuan untuk memiliki keyakinan yang kuat atau keyakinan mendalam terhadap suatu nilai atau gagasan. Ini melibatkan sikap penerimaan yang lebih dalam dan kuat terhadap suatu konsep atau nilai.
  3. Meyakinkan: Ini merujuk pada kemampuan untuk meyakinkan diri sendiri atau orang lain akan suatu nilai atau keyakinan tertentu. Ini melibatkan upaya untuk meyakinkan atau memperkuat keyakinan yang dimiliki terhadap suatu gagasan.
  4. Memperjelas: Kemampuan untuk memperjelas atau menjelaskan nilai, keyakinan, atau gagasan yang dimiliki dengan lebih tegas dan mendalam. Ini melibatkan upaya untuk memberikan klarifikasi atau penjelasan yang lebih rinci tentang suatu konsep atau nilai.
  5. Memprakarsai: Ini berkaitan dengan kemampuan untuk memprakarsai atau memulai tindakan atau inisiatif yang terkait dengan suatu nilai atau gagasan yang diyakini. Ini melibatkan tindakan konkret untuk mendorong atau memulai sesuatu yang terkait dengan nilai atau keyakinan.
  6. Mengimani: Kemampuan untuk memiliki keimanan atau keyakinan yang kuat terhadap suatu nilai atau gagasan. Ini melibatkan keyakinan yang kokoh dan kuat terhadap suatu konsep atau nilai.
  7. Menekankan: Ini terkait dengan kemampuan untuk menekankan atau menggarisbawahi pentingnya suatu nilai atau keyakinan. Ini melibatkan upaya untuk memberikan penekanan yang lebih kuat pada suatu gagasan atau nilai.
  8. Menyumbang: Kemampuan untuk menyumbang atau berkontribusi terhadap nilai atau gagasan yang diyakini. Ini melibatkan partisipasi aktif dalam mendukung atau memperkuat suatu nilai atau gagasan.

Level Menghargai (A3) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi dalam ranah afektif menunjukkan tingkat penghargaan yang lebih mendalam terhadap suatu nilai, keyakinan, atau gagasan. Ini melibatkan keyakinan yang lebih kuat, upaya untuk mengklarifikasi, dan kontribusi aktif terhadap nilai-nilai atau gagasan yang diyakini.

4. KKO ranah afektif pada level Mengorganisasi (A4)

  1. Mengubah
  2. Menata
  3. Mengklasifikasikan
  4. Mengombinasikan
  5. Mempertahankan
  6. Membangun

Penjelasan setiap KKO level Mengorganisasi (A4) dalam ranah afektif sebagai berikut:

  1. Mengubah: Kemampuan untuk melakukan perubahan dalam pandangan atau sikap terhadap suatu nilai, gagasan, atau konsep. Ini melibatkan kemampuan untuk melakukan perubahan dalam perspektif atau pandangan terhadap hal tertentu.
  2. Menata: Ini terkait dengan kemampuan untuk mengatur atau menata kembali nilai-nilai, keyakinan, atau gagasan dalam suatu urutan yang lebih terstruktur atau logis. Ini bisa mencakup pengaturan kembali prioritas atau hierarki dalam nilai-nilai yang di pelajari.
  3. Mengklasifikasikan: Kemampuan untuk mengklasifikasikan atau mengelompokkan nilai, keyakinan, atau gagasan ke dalam kategori-kategori atau kelompok yang berbeda berdasarkan persamaan atau perbedaan tertentu. Ini membantu dalam pengorganisasian pikiran atau sikap terhadap berbagai konsep atau nilai.
  4. Mengombinasikan: Ini berkaitan dengan kemampuan untuk menggabungkan atau mengombinasikan nilai-nilai, keyakinan, atau gagasan yang berbeda menjadi satu kesatuan yang lebih besar atau kompleks. Ini melibatkan integrasi dari berbagai elemen untuk menciptakan pandangan atau sikap yang lebih menyeluruh.
  5. Mempertahankan: Kemampuan untuk mempertahankan atau menjaga nilai-nilai, keyakinan, atau gagasan yang sudah ada dalam suatu cara yang konsisten. Ini melibatkan konsistensi dalam sikap atau pandangan terhadap hal tertentu.
  6. Membangun: Ini terkait dengan kemampuan untuk membangun atau mengembangkan nilai-nilai, keyakinan, atau gagasan ke tingkat yang lebih dalam atau luas. Ini melibatkan proses memperkuat atau memperluas fondasi dari nilai-nilai atau pandangan yang ada.

Level Mengorganisasi (A4) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi pada ranah afektif menunjukkan kemampuan untuk mengatur, mengelompokkan, dan mengembangkan sikap atau pandangan terhadap nilai-nilai, keyakinan, atau gagasan. Ini melibatkan upaya untuk mengubah, mengelompokkan kembali, mengintegrasikan, atau memperdalam sikap terhadap suatu konsep atau nilai-nilai tertentu dalam cara yang lebih terstruktur atau mendalam.

5. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah afektif pada level Karakterisasi menurut nilai (A5)

  1. Membiasakan
  2. Mengubah perilaku
  3. Berakhlak mulia
  4. Mempengaruhi
  5. Mengkualifikasi
  6. Melayani
  7. Membuktikan
  8. Memecahkan

Penjelasan setiap KKO level Karakterisasi menurut nilai (A5) dalam ranah afektif sebagai berikut:

Membiasakan

Kemampuan untuk menjadikan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai tertentu sebagai kebiasaan atau pola yang terus-menerus di lakukan. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian dari rutinitas atau kebiasaan seseorang.

Mengubah perilaku

Ini terkait dengan kemampuan untuk mengubah atau menyesuaikan perilaku seseorang sesuai dengan nilai-nilai yang di anut. Ini melibatkan upaya sadar untuk merubah perilaku yang tidak sejalan dengan nilai-nilai tersebut.

Berakhlak mulia

Ini merujuk pada kemampuan untuk mengembangkan atau menunjukkan perilaku yang mulia, baik, atau etis dalam berinteraksi dengan orang lain. Ini menunjukkan adopsi perilaku yang baik berdasarkan pada nilai-nilai tertentu.

Mempengaruhi

Kemampuan untuk mempengaruhi atau memengaruhi orang lain untuk bertindak atau berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang di anut. Ini melibatkan kemampuan untuk memberikan teladan atau inspirasi bagi orang lain.

Mengkualifikasi

Ini terkait dengan kemampuan untuk menunjukkan kualifikasi atau kualitas yang sesuai dengan nilai-nilai tertentu. Ini menunjukkan bahwa perilaku seseorang mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam tindakan atau sikap yang mereka tunjukkan.

Melayani

Kemampuan untuk melayani atau memberikan kontribusi yang berharga kepada orang lain atau masyarakat dengan mendasarkan pada nilai-nilai yang di anut. Ini melibatkan upaya untuk mengambil tindakan yang memberikan manfaat atau bantuan sesuai dengan nilai-nilai tertentu.

Membuktikan

Ini terkait dengan kemampuan untuk membuktikan atau menunjukkan kontribusi yang sesuai dengan nilai-nilai tertentu melalui tindakan atau perilaku yang konkret. Ini melibatkan tindakan yang memberikan bukti atau konfirmasi atas adopsi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Memecahkan

Ini berkaitan dengan kemampuan untuk menyelesaikan atau memecahkan masalah dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai yang di anut. Ini melibatkan penggunaan nilai-nilai tersebut sebagai pedoman dalam menyelesaikan masalah.

Level Karakterisasi menurut nilai (A5) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi menunjukkan adanya integrasi nilai-nilai tertentu ke dalam perilaku dan tindakan sehari-hari seseorang, di mana nilai-nilai tersebut tercermin dalam tindakan, interaksi, dan pengambilan keputusan mereka.

C. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah psikomotorik

Kata Kerja Operasional (KKO) edisi revisi teori Bloom pada ranah psikomotorik dapat di bagi berdasarkan level psikomotorik; Meniru (P1), Manipulasi (P2), Presisi (P3), Artikluasi (P4), dan Naturalisasi (P5).

1. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah psikomotorik pada level Meniru (P1)

  1. Menyalin
  2. Mengikuti
  3. Mereplikasi
  4. Mengulangi
  5. Mematuhi

Tingkat Meniru (P1) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi dalam ranah psikomotorik menunjukkan tingkat keterampilan dasar di mana seseorang dapat meniru atau mencontohkan kembali gerakan atau aktivitas yang sudah di tunjukkan oleh orang lain. Ini merupakan tahap awal dalam mempelajari suatu keterampilan atau gerakan. Mari kita bahas setiap aspeknya:

  1. Menyalin: Kemampuan untuk meniru atau menyalin gerakan atau aktivitas yang telah di tunjukkan. Ini sering kali merupakan tahap awal dalam belajar suatu keterampilan baru di mana seseorang meniru dengan cermat gerakan yang di perlihatkan.
  2. Mengikuti: Ini terkait dengan kemampuan untuk mengikuti arahan atau instruksi yang di berikan dalam melakukan suatu aktivitas atau gerakan. Ini melibatkan kemampuan untuk mengikuti petunjuk dengan tepat.
  3. Mereplikasi: Kemampuan untuk mereplikasi atau mengulangi gerakan atau aktivitas yang telah di tunjukkan. Ini melibatkan kemampuan untuk menghasilkan kembali gerakan dengan tingkat keakuratan yang sesuai dengan yang telah di perlihatkan.
  4. Mengulangi: Ini terkait dengan kemampuan untuk mengulangi gerakan atau aktivitas berulang-ulang untuk memperkuat atau meningkatkan keterampilan. Ini melibatkan latihan berulang untuk mencapai tingkat keakuratan dan kefasihan yang lebih baik.
  5. Mematuhi: Kemampuan untuk mematuhi atau menaati instruksi atau aturan yang diberikan dalam melakukan suatu aktivitas atau gerakan. Ini melibatkan kepatuhan terhadap instruksi atau tata tertib yang ada.

Level Meniru (P1) menunjukkan keterampilan dasar dalam ranah psikomotorik di mana individu mampu meniru gerakan atau aktivitas yang telah di tunjukkan dengan tingkat keakuratan yang sesuai. Ini merupakan langkah awal yang penting dalam belajar suatu keterampilan baru, di mana individu belajar dengan meniru gerakan atau aktivitas yang sudah di perlihatkan.

2. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah psikomotorik pada level Manipulasi (P2)

  1. Kembali membuat
  2. Membangun
  3. Melakukan,
  4. Melaksanakan,
  5. Menerapkan


Tingkat Manipulasi (P2) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi dalam ranah psikomotorik menunjukkan kemampuan untuk menggunakan keterampilan yang lebih kompleks dalam mengelola atau memanipulasi objek atau informasi. Mari kita bahas setiap aspeknya:

  1. Kembali membuat: Ini merujuk pada kemampuan untuk membuat kembali atau mereproduksi suatu objek atau informasi yang sudah ada sebelumnya. Ini melibatkan keterampilan dalam meniru atau membuat ulang sesuatu yang telah di perlihatkan.
  2. Membangun: Kemampuan untuk membangun atau merakit objek dengan menggunakan keterampilan tertentu. Ini melibatkan penggunaan keterampilan untuk mengonstruksi atau membangun suatu objek dari komponen-komponen yang tersedia.
  3. Melakukan: Ini terkait dengan kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau aktivitas dengan tingkat keterampilan yang sesuai. Ini melibatkan tindakan konkret dalam menerapkan keterampilan yang telah di pelajari.
  4. Melaksanakan: Kemampuan untuk melaksanakan atau mengeksekusi suatu tindakan atau rencana dengan keahlian dan ketepatan yang di perlukan. Ini menunjukkan kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau aktivitas sesuai dengan standar yang di tetapkan.
  5. Menerapkan: Ini merujuk pada kemampuan untuk menerapkan keterampilan atau pengetahuan yang dimiliki dalam suatu konteks atau situasi tertentu. Ini melibatkan penggunaan keterampilan atau pengetahuan dalam situasi praktis.

Level Manipulasi (P2) menunjukkan kemampuan yang lebih maju dalam ranah psikomotorik, di mana individu mampu menggunakan keterampilan yang lebih kompleks dalam mengelola atau memanipulasi objek atau informasi. Ini melibatkan kemampuan untuk melakukan aktivitas atau tindakan dengan tingkat keahlian yang lebih tinggi dan menerapkan keterampilan dalam situasi praktis atau kontekstual yang lebih kompleks.

3. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah psikomotorik pada level Presisi (P3)

  1. Menunjukkan
  2. Melengkapi
  3. Menunjukkan,
  4. Menyempurnakan
  5. Mengkalibrasi
  6. Mengendalikan

Tingkat Presisi (P3) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi dalam ranah psikomotorik menggambarkan kemampuan seseorang dalam mengontrol dan melaksanakan keterampilan dengan tingkat keakuratan, ketepatan, dan kecakapan yang lebih tinggi. Mari kita bahas setiap aspeknya:

  1. Menunjukkan: Kemampuan untuk menunjukkan atau memperagakan suatu keterampilan atau tindakan dengan tingkat keakuratan dan ketepatan yang tinggi. Ini melibatkan demonstrasi atau peragaan keterampilan dengan cara yang jelas dan tepat.
  2. Melengkapi: Ini terkait dengan kemampuan untuk menyelesaikan atau menampilkan suatu tindakan atau aktivitas dengan tingkat kesempurnaan yang tinggi. Ini melibatkan penyelesaian suatu tindakan atau aktivitas dengan kesempurnaan yang tinggi.
  3. Menyempurnakan: Kemampuan untuk menyempurnakan atau memperbaiki suatu keterampilan atau tindakan dengan tingkat keahlian yang lebih tinggi. Ini melibatkan upaya untuk meningkatkan atau memperbaiki keterampilan yang sudah ada.
  4. Mengkalibrasi: Ini merujuk pada kemampuan untuk menyesuaikan atau mengatur suatu tindakan atau keterampilan dengan tingkat keakuratan yang optimal. Ini melibatkan penyesuaian atau penyetelan keterampilan agar sesuai dengan standar yang di tetapkan.
  5. Mengendalikan: Kemampuan untuk mengendalikan atau mengelola suatu keterampilan atau tindakan dengan tingkat kendali yang baik. Ini melibatkan kemampuan untuk menguasai dan mengendalikan keterampilan atau tindakan dengan kecakapan yang tinggi.

Level Presisi (P3) menunjukkan tingkat keahlian yang tinggi dalam ranah psikomotorik, di mana individu mampu melaksanakan keterampilan dengan tingkat keakuratan, ketepatan, dan kecakapan yang lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa mereka mampu menampilkan keterampilan dengan tingkat kesempurnaan yang tinggi, menyempurnakan dan mengendalikan keterampilan tersebut dengan baik sesuai dengan standar yang di perlukan.

4. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah psikomotorik pada level Artikluasi (P4)

  1. Membangun
  2. Mengatasi
  3. Menggabungkan
  4. Koordinat,
  5. Mengintegrasikan
  6. Beradaptasi
  7. Mengembangkan
  8. Merumuskan,
  9. Memodifikasi
  10. Master

Tingkat Artikulasi (P4) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi dalam ranah psikomotorik menunjukkan kemampuan individu dalam menggabungkan, mengembangkan, dan menguasai keterampilan serta tindakan secara lebih kompleks dan fleksibel. Mari kita bahas setiap aspeknya:

Membangun

Kemampuan untuk membangun atau membuat sesuatu dari awal dengan menggunakan keterampilan atau elemen yang sudah dimiliki. Ini melibatkan pembuatan atau penciptaan sesuatu yang baru dari elemen-elemen yang ada.

Mengatasi

Ini terkait dengan kemampuan untuk mengatasi atau menangani situasi atau tantangan yang kompleks dengan menggunakan keterampilan yang dimiliki. Ini melibatkan kemampuan untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah atau hambatan yang rumit.

Menggabungkan

Kemampuan untuk menggabungkan atau mengintegrasikan berbagai keterampilan atau elemen menjadi suatu kesatuan yang lebih kompleks. Ini melibatkan penggabungan atau integrasi dari berbagai elemen menjadi suatu rangkaian tindakan yang lebih kompleks.

Koordinat

Ini merujuk pada kemampuan untuk mengkoordinasikan gerakan atau aktivitas dalam suatu tindakan atau keterampilan yang kompleks. Ini melibatkan koordinasi antara berbagai aspek yang terlibat dalam suatu tindakan atau aktivitas.

Mengintegrasikan

Kemampuan untuk mengintegrasikan atau menggabungkan berbagai elemen atau aspek menjadi kesatuan yang lebih besar atau kompleks. Ini melibatkan integrasi yang lebih dalam dari berbagai elemen atau aspek.

Beradaptasi

Kemampuan untuk beradaptasi atau menyesuaikan keterampilan atau tindakan terhadap situasi atau konteks yang berbeda. Ini melibatkan fleksibilitas dalam menggunakan keterampilan atau tindakan dalam situasi yang beragam.

Mengembangkan

Ini terkait dengan kemampuan untuk mengembangkan atau memperluas keterampilan atau tindakan ke tingkat yang lebih maju atau kompleks. Ini melibatkan peningkatan atau perluasan dari keterampilan yang sudah ada.

Merumuskan

Kemampuan untuk merumuskan atau merencanakan suatu tindakan atau strategi yang lebih kompleks dan terencana. Ini melibatkan proses pemikiran yang lebih dalam dalam merencanakan tindakan atau keterampilan.

Memodifikasi

Ini terkait dengan kemampuan untuk memodifikasi atau mengubah suatu keterampilan atau tindakan sesuai dengan kebutuhan atau tujuan tertentu. Ini melibatkan kemampuan untuk melakukan penyesuaian atau perubahan yang diperlukan.

Master

Kemampuan untuk menguasai atau beherrschen suatu keterampilan atau tindakan secara menyeluruh. Ini melibatkan pencapaian tingkat keahlian yang tinggi dalam suatu keterampilan atau tindakan.

Level Artikulasi (P4) menunjukkan tingkat keterampilan yang sangat tinggi dalam ranah psikomotorik, di mana individu mampu membangun, mengintegrasikan, dan menguasai keterampilan serta tindakan yang kompleks dan rumit. Ini melibatkan kemampuan untuk beradaptasi, mengembangkan, dan mengkoordinasikan keterampilan dalam situasi yang beragam dan kompleks.

5. KKO Taksonomi Bloom Revisi ranah psikomotorik pada level Naturalisasi (P5)

  1. Mendesain
  2. Menentukan
  3. Mengelola
  4. Menciptakan

Level Naturalisasi (P5) dalam KKO Taksonomi Bloom Revisi dalam ranah psikomotorik menandakan kemampuan yang sangat tinggi dalam menggunakan keterampilan yang telah di kuasai secara alami dan efektif dalam konteks yang berbeda. Mari kita bahas setiap aspeknya:

  1. Mendesain: Kemampuan untuk merancang atau membuat sesuatu yang baru atau yang belum pernah ada sebelumnya berdasarkan keterampilan yang dimiliki. Ini melibatkan proses kreatif dalam membuat atau merancang sesuatu yang orisinal atau baru.
  2. Menentukan: Ini terkait dengan kemampuan untuk menentukan atau membuat keputusan yang kompleks dalam menggunakan keterampilan atau pengetahuan yang dimiliki. Ini melibatkan kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat berdasarkan pemahaman yang mendalam.
  3. Mengelola: Kemampuan untuk mengelola atau mengatur berbagai aspek atau elemen yang terlibat dalam suatu tindakan atau keterampilan dengan tingkat kecakapan yang tinggi. Ini melibatkan manajemen yang efektif dari berbagai komponen yang terlibat.
  4. Menciptakan: Ini merujuk pada kemampuan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu yang baru dan orisinal berdasarkan pada pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang mendalam. Ini melibatkan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar baru atau inovatif.

Level Naturalisasi (P5) menunjukkan tingkat keterampilan yang sangat tinggi dalam ranah psikomotorik, di mana individu mampu menggunakan keterampilan yang dimiliki dengan sangat efektif dalam konteks yang kompleks dan beragam. Ini melibatkan kemampuan untuk menciptakan, merancang, mengelola, dan membuat keputusan dalam situasi yang berbeda, menghasilkan karya atau tindakan yang benar-benar orisinal dan efektif.

File pdfnya dapat anda download pada link berikut: Klik di sini!

Demikian semoga bermanfaat.


Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close

Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca