Apa Itu STEM?

apa itu STEM?

HermanAnis.com – Apa itu STEM? teman-teman semua, pada tulisan kali ini kita akan membahas salah satu bentuk pembelajaran inovatif yaitu STEM Education, itulah pertanyaan yang akan kita jawab dalam tulisan ini.

Proses pendidikan pada masa kini telah bergeser dari pembelajaran yang berpusat pada guru, atau teacher center menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik atau student center. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran harus menekankan proses pembelajaran yang mengedepankan kebutuhan peserta didik.

Nah, di sini guru sebagai fasilitator harus lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan situasi proses belajar di kelas sehingga lebih menarik bagi para peserta didik. Pada saat ini kita mengenal satu metode pembelajaran dengan nama STEM yaitu singkatan dari Science, Technology, Engineering, and Mathematics.

A. Apa itu STEM Education?

STEM adalah sebuah metode di mana Science, Technology, Engineering, and Mathematics yang terintegrasi dalam proses pendidikan. Pendidikan STEM atau STEM education berfokus pada pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari, serta dalam kehidupan profesional.

Sehingga, kurikulum STEM adalah kurikulum yang berfokus pada mata pelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika. Pembelajaran ini dapat di terapkan pada peserta didik dari prasekolah hingga mahasiswa.

Di Amerika Serikat, Pendidikan STEM berkembang pesat, perkembangannya bahkan menjalar keseluruh dunia. Pendidikan STEM dalam prakteknya juga memerlukan integrasi model pembelajaran campuran, seperti menggabungkan instruksi kelas tradisional, yaitu dengan pembelajaran online dan aktivitas pembelajaran langsung.

Sebagai contoh dengan menggunakan model blended learning. Model ini di rancang untuk memberikan siswa kesempatan untuk mengalami gaya belajar  dan pemecahan masalah yang berbeda.

Pembelajaran ini pada dasarnya adalah integrasi beberapa disiplin yang juga masih terbuka untuk disiplin lainnya, yang bisa di integrasikan. Karena itu, ada juga yang menambahkan salah satu disiplin yaitu, Art atau seni sebagai bagian dari pembelajaran model ini. Sehingga tidak lagi menjadi STEM, tetapi STEAM, di mana integrasi dari Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics.

Apa Itu STEM atau STEM education adalah
Sumber gambar: 3plearning.com

Baca Juga : Definisi PjBL menurut Ahli

B. Bagaimana implementasi STEM dalam pembelajaran?

Bagaimana implementasi STEM dalam pembelajaran? pertanyaan ini mungkin menjadi pertanyaan bagi kita yang ingin menerapkannya dalam pembelajaran di kelas. Secara sederhananya, model pembelajaran yang mengacu pada pembelajaran berbasis STEM adalah pembelajaranyang di dalamnya berorientasi pada tahap-tahap,

  1. bagaimana cara berpikir atau way of thinking.
  2. cara bekerja way of working.
  3. penggunaan alat untuk bekerja atau tools for working, dan
  4. keterampilan hidup atau skills for living in the world.

Dalam proses pembelajaran seperti ini, peserta didik secara langsung dapat mengembangkan kemampuannya dalam hal:

  1. pemecahan masalah atau problem solving
  2. Kreativitas atau creativity
  3. Kemampuan menganalisa secara kritis atau critical analysis
  4. Kerjasama atau teamwork
  5. Kemandirian dalam berpikir atau independent thinking
  6. Inisiatif atau initiative
  7. Komunikasi atau communication
  8. Kemampuan dalam dunia digital atau digital literacy

Untuk lebih memahami bagaimana memahami hal ini, anda dapat membacanya pada artikel implementasi STEM dalam pembelajaran.

Salah satu contoh Project STEAM education adalah, proses pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning dengan tema energi alternatif. Dalam Project tersebut, kita bisa harus mengintegrasi Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics, yang dapat menghasilkan sebuah maket rumah dengan konsep pemanfaatan energi alternatif sebagai sumber energi.

1. Science

Dalam pembelajaran sains, kita semua sangat familiar dengan aktivitas sains, khsususnya yang mencakup biologi, ekologi, kimia dan fisika. Namun, pelajaran sains berorientasi STEM bukanlah pelajaran sains seperti itu. Yang di maksud STEM-Science adalah pembelajaran yang menggabungkan teknologi, teknik, dan matematika untuk penelitian atau penyelidikan ilmiah.

2. Technology

Technologi yang terus berubah, seperti pemodelan dan prototipe digital, pencetakan 3D, teknologi seluler, pemrograman komputer, analisis data, Internet of Things (IoT), pembelajaran mesin, dan pengembangan game, menuntut pembelajaran yang dapat wadahi perubahan technology tersebut. Olehnya itu, memasukkan disiplin technology dalam pembelajaran menjadi sangat penting.

3. Engineering

Sama seperti teknologi, bidang dan ruang lingkup engineering juga berkembang pesat selama beberapa dekade terakhir. Kelas-kelas teknik dapat mencakup mata pelajaran seperti, teknik sipil, teknik elektronik, teknik elektro, teknik mesin, dan robotika. Dalam STEM Engineering, kombinasi antara sains, teknologi, dan matematik akan menghasilkan desain project yang dapat di manfaatkan untuk menghasilkan product. Secara teknik, kemampuan ini perlu di berikan dan di pelajari sejak dini kepada peserta didik.

Baca Juga: STEM-PjBL, Integrasi STEM dengan Pembelajaran Berbasis Proyek

4. Math

Mirip dengan sains, matematika adalah kategori STEM dengan kelas-kelas seperti aljabar, geometri, dan kalkulus. Namun, ini harus di bedakandengan matematika secara umum.

Matematika dalam STEM education adalah kombinasi dari konsep dan latihan yang menerapkan sains, teknologi, dan teknik pada matematika.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.


Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close

Eksplorasi konten lain dari Herman Anis

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca